แชร์

Bab 33

ผู้เขียน: Callista_ Ivan
last update วันที่เผยแพร่: 2025-06-19 20:48:12
Perawat tersenyum tipis sambil menutup catatannya. "Kondisi nenek Anda mulai stabil, Nona. Namun, tetap harus diawasi. Pastikan dia cukup istirahat dan makan dengan baik."

Mendengar kabar itu, Nada menghela napas lega. "Syukurlah, nek..." bisiknya sambil menggenggam tangan Nek Siti yang lemah, lalu
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (3)
goodnovel comment avatar
Ria Rahmawati
nada harusnya lebih tegas sih.. diakan dilecehkan SM dokter tapi ko kaya menikmati gitu.. agak gimana juga ya.. padahal dia tau dd ny besar tapi gaada tuh niat pake baju longgaran dikit..
goodnovel comment avatar
Anne Suttida
kenapa semua lelaki boleh main payudara nya..rasa macam tak best la plak
goodnovel comment avatar
Mumun 88
sudah tau suka dilecehkan akibat dadanya besar knp jg suka pakai baju yg ketat ... ...
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 151

    Namun, sebelum semuanya melangkah lebih jauh, Nada tiba-tiba menarik diri sedikit, wajahnya terlihat sedikit cemas. "Daffa," suaranya lembut, namun ada kekhawatiran yang terlihat di matanya, "Boleh kita pakai pengaman? Aku... aku takut hamil." Daffa terkekeh pelan, seolah mengerti kecemasan Nada

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 142

    "Apa? Untuk apa kau ingin bicara pada Nada?” Suara Daffa mulai meninggi. Wajah tampannya mendadak berubah menjadi merah padam. Kedua tangannya terkepal kuat. Perkataan Jeffan barusan benar-benar membuatnya marah. “Daffa, tolong dengar. Aku sudah lama kehilangan kasih sayang papa. Semenjak mama p

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-28
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 140

    "Masukin aja, Sayang." Nada mendesah dan memejamkan kedua matanya. Mendengar suara desahan kekasihnya yang sangat merdu di telinganya itu, Daffa pun tak mau buang waktu lagi. Ia mengangguk dengan penuh semangat dan antusias. "Oke, Sayang." Daffa pun segera mengarahkan milik nya, tepat pada mil

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-28
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 138

    "Kenapa foto Nada bisa ada pada Jeffan? Apa maksudnya semua ini?" Tubuh Daffa bergetar. Matanya masih terbelalak lebar, menatap ke dalam sana, ke tempat kakaknya itu sedang terlelap saat ini. Ia melihat Jeffan tertidur dengan damai di ranjang, tapi bukan itu yang membuat dada Daffa sesak. Yang mem

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-28
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status