Compartilhar

Permintaan Rico

last update Data de publicação: 2026-06-26 08:17:41

Kesunyian malam membungkus kabin yang melaju membelah jalanan kota. Cahaya lampu jalan bergantian menerangi wajah Max dari balik kemudi, menampilkan rahang tegasnya yang tampak tenang. Di sampingnya, Ana meremas pelan jemarinya sendiri, mencoba mencairkan kecanggungan yang merayap di antara mereka.

"Selamat atas keberhasilanmu," ungkap Ana, memecah keheningan yang sempat merajai selama beberapa kilometer.

Max tidak mengalihkan pandangannya dari aspal di depan. "Ini berkatmu.
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Pria milik 'ARANA'   Jerat sang pengkhianat

    Berita penyerahan diri Syla ke kepolisian meledak seperti bom waktu di seluruh media massa. Di sebuah kos yang sempit dan bau, Ryan menatap layar televisi dengan mata merah dan rambut berantakan. Botol-botol minuman keras berserakan di kakinya."Syla... jalang sialan!" geram Ryan, melemparkan gelas kacanya ke arah televisi hingga layar itu retak. "Dia mengkhianatiku!"Ryan segera meraup paspor dan sisa uang tunai yang ia simpan di dalam dompet. Ia harus pergi malam ini juga sebelum polisi melacak keberadaannya. Namun, saat ia membuka pintu, langkahnya terhenti.Dua orang pria tegap berpakaian hitam sudah berdiri di sana. Di tengah-tengah mereka, Max Sidney berdiri dengan ekspresi sedatar es."Mau ke mana, Ryan? Pesta baru saja dimulai," ujar Max dingin.Ryan mundur selangkah, wajahnya pucat pasi. "Max... dengar, ini semua salah paham. Syla berbohong! Dia yang merencanakan semuanya, aku hanya---"BUGH!Belum sempat Ryan m

  • Pria milik 'ARANA'   Hangusnya seluruh kekayaan

    Satu Bulan Kemudian...Gedung pusat Sidney Group yang dulu megah kini terasa seperti bangunan sekarat. Di dalam ruang rapat utama, suasana sangat panas. Ryan duduk di kursi pimpinan dengan keringat dingin yang membasahi kemeja mahalnya. Di sampingnya, Syla berdiri dengan wajah pucat, tak lagi memiliki keangkuhan yang biasa ia pamerkan."Cukup, Ryan!" bentak salah satu tetua keluarga Sidney sambil menggebrak meja. "Lihat apa yang kau lakukan! Saham kita anjlok, investor lari, dan kita di ambang kebangkrutan karena keputusan-keputusan bodohmu!""Paman, ini semua karena serangan fajar dari pihak asing, saya bisa menjelaskannya---""Tidak ada lagi penjelasan!" potong tetua lainnya dengan nada muak. "Kamu itu cuma orang luar! Kamu hanya beruntung menikahi Areta. Sekarang setelah dia tidak ada, kamu cuma membawa sial bagi keluarga ini!"Syla mencoba maju. "Tuan-tuan, tolong dengarkan, kita masih bisa---""Diam kau, Syla!" bentak mereka

  • Pria milik 'ARANA'   Bunga mawar di ranjang sempit

    Citra dan Dirga berhenti di depan pintu kamar Ana dengan senyum yang tidak bisa disembunyikan. Citra menyenggol lengan suaminya, lalu menatap Ana dan Max bergantian dengan mata berbinar."Mama dan Papa sudah sedikit menghias kamar kalian. Ya, tidak semewah hotel tadi, tapi kami harap kalian nyaman. Selamat menikmati malam pengantin baru, ya!"Wajah Ana seketika memerah padam hingga ke telinga. Sebelum ia sempat memprotes, Citra sudah tersipu malu sendiri, lalu dengan cepat menarik lengan Dirga menuju kamar mereka. "Ayo, Pa! Jangan mengganggu mereka terus!"Pintu kamar orang tua Ana tertutup rapat, meninggalkan Ana dan Max dalam keheningan yang canggung di depan pintu kamar yang kini berhias pita sederhana. Begitu pintu dibuka, aroma terapi lavender dan taburan kelopak bunga mawar di atas ranjang menyambut mereka.Cahaya lampu tidur yang memberikan semburat kuning, memantul di mata Max yang tampak lebih rileks dari biasanya.Max melepaskan

  • Pria milik 'ARANA'   Gengsi sang kakak

    Ana melirik kakaknya, Leo, yang duduk tepat di seberang meja. Sejak tadi, pria yang biasanya menjadi orang paling vokal menentang hubungannya dengan Max, tampak jauh lebih tenang.Leo menikmati hidangannya dengan saksama, memotong daging steak dengan gerakan presisi seolah ia mulai menerima kenyataan pahit bahwa adiknya kini bukan lagi tanggung jawabnya.Namun, ketenangan itu terusik saat rasa mual tiba-tiba naik ke kerongkongan Ana. Aroma truffle dan rempah masakan yang tadinya menggugah selera, mendadak berubah menjadi bau yang menusuk dan memuakkan. Perutnya bergejolak hebat.Ana membekap mulutnya dengan serbet, wajahnya memucat seketika dalam hitungan detik.Tanpa suara, sebuah tangan besar mendarat di punggung Ana. Max, dengan kepekaan yang tajam, mengelus punggung istrinya dengan gerakan memutar yang menenangkan. Sorot matanya yang dingin berubah menjadi penuh perhatian."Ada apa?" tanya Citra, ibu Ana, dengan raut cemas yang kentar

  • Pria milik 'ARANA'   Makan malam keluarga

    Malam itu, kemacetan Jakarta seolah tak berani menyentuh iring-iringan mobil hitam mengilap yang dikirimkan Max. Tidak tanggung-tanggung, Max mengirimkan satu unit Rolls-Royce untuk orang tua Ana, dan masing-masing satu unit Mercedes-Benz untuk keluarga paman dan sepupu-sepupunya.Sarah dan Mia duduk di dalam kabin mobil yang kedap suara, jemari mereka meraba jok kulit yang terasa begitu mahal. Alih-alih merasa senang, wajah mereka justru masam, mencari celah untuk mencela namun hanya bisa terpana saat mobil-mobil itu berhenti di lobi sebuah hotel bintang lima yang telah dipesan secara privat."Ini berlebihan," gumam Sarah saat mereka melangkah menuju penthouse dining room yang menyajikan pemandangan 360 derajat kota Jakarta. "Pasti ini semua hasil dari hutang."Namun, ucapan Sarah tertelan saat ia melihat Max berdiri di ujung meja panjang. Pria itu tampak sangat berkuasa dalam setelan bespoke suit yang membalut tubuh tegapnya."Tunggu..." Sarah m

  • Pria milik 'ARANA'   Anak angkat

    Di lantai bawah, Helena menatap Max dengan tatapan memohon. "Lalu bagaimana, Max? Meski terlambat... aku ingin membujuknya. Aku ingin Syla kembali."Max terdiam sejenak, menatap kosong ke arah taman luar yang mulai gelap. "Tidak ada cara lain, Bu. Syla sudah dibutakan oleh kebencian. Kita harus menghancurkan Sidney dulu lalu mengambil alih seluruh asetnya. Biarkan mereka jatuh hingga ke titik terendah."Suara Max terdengar dingin tanpa ampun. "Setelah mereka tidak punya apa-apa lagi, selanjutnya terserah Ibu. Ibu bisa datang sebagai penyelamat dan mengajak putri Ibu pulang. Saat itulah dia tidak punya pilihan selain bersandar pada Ibu.""Tapi..." Max menjeda kalimatnya, "jika aku tahu dia melakukan kejahatan yang lebih parah di luar pemalsuan wasiat ini, Ibu tidak boleh melindunginya. Hukum tetap harus berjalan."Helena mengangguk pelan dengan wajah lesu. "Baiklah."​Max berbalik, meninggalkan ibunya yang masih meratapi nasib di sofa. Ia

  • Pria milik 'ARANA'   Menyelinap keluar

    Hening mencekam menyelimuti kamar yang dipenuhi hawa dingin pendingin ruangan. Di atas ranjang luas yang berantakan, dua insan baru saja melewati malam yang penuh gejolak. "Ng..." Arana mengerang, membalikkan tubuhnya yang terasa remuk. Matanya mengerjap, menatap langit-langit kamar mewah yang asi

  • Pria milik 'ARANA'   Salah paham

    WARNING!! 21+ ADULT CONTENT. HARAP BIJAK DALAM MEMBACA. Senyum kemenangan terukir di bibir Ana. Jiwa Reta Sidney dalam raga Alana ini rupanya masih memiliki taring yang mematikan. Begitu kartu akses tipis itu berpindah tangan, Ana segera melangkah menuju elevator. Tujuannya hanya satu, lantai terti

  • Pria milik 'ARANA'   Ziarah duka

    Kediaman keluarga Pratama terasa tenang. Meski tak semegah rumah keluarga Sidney, perabotan di sini tertata rapi. Areta, yang kini menghuni tubuh Arana, teringat bahwa keluarga ini terpaksa memecat pelayan demi membiayai pengobatannya. "Biar Leo saja yang mengantar Ana ke atas," tawar Leo sigap. C

  • Pria milik 'ARANA'   Berpindah tubuh

    Tut... Tut... Tut... Suara monoton alat medis itu adalah hal pertama yang menyambut kesadaran Reta. Aroma antiseptik yang tajam menusuk indra penciumannya, kontras dengan hawa sejuk pendingin ruangan yang membelai kulit. Reta mengerang pelan. Matanya mengerjap, beradaptasi dengan cahaya lampu pu

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status