Share

BAB 47

Author: Pipit Chie
last update publish date: 2026-06-18 13:16:36

Xavier menarik diri lalu menghunjam lagi. Dengan pelan hingga gesekan itu lebih terasa. Rintihan Divya terdengar panjang, wanita itu memohon untuk Xavier bergerak cepat tapi pria itu melakukan sebaliknya. Menyiksa Divya dengan gerakan pelan. Semakin pelan Xavier memasukinya, semakin terasa gesekannya, dan semakin penuh kejantanan itu menerobos vagina Divya.

“X … aku … ah ….” Divya mengangkat pinggulnya ke atas, meremas rambut Xavier. “Please … bergerak cepat.”

Xavier memeluk pinggul itu dan ber
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 62

    Arland mendecak, lalu tanpa peringatan, ia melangkah cepat dan menendang kaki Xavier dengan keras.Xavier terhuyung, tapi dengan sigap berbalik, matanya membara penuh kemarahan. “Sialan, Arland!”“Setidaknya sekarang kamu melihatku,” Arland menyeringai miring, mengangkat satu alis. “Kamu pikir aku akan diam saja melihatmu bertingkah seperti pria bodoh yang ingin membunuh dirinya sendiri?”Xavier menggeram, menghapus darah di sudut bibirnya akibat pertarungan tadi. “Ini bukan urusanmu. Urus saja urusanmu sendiri, Bangsat! Jangan campuri urusanku!”Arland menatap Xavier dengan rahang mengeras, jemarinya mengepal di sisi tubuh.“Kamu menyuruhku untuk tidak mencampuri urusanmu?” Arland mendengus, tawanya pendek dan penuh amarah. “Sial, Xavier! Aku kakakmu! Apa menurutmu aku akan diam saja melihatmu menghancurkan diri sendiri seperti ini?”Xavier menggeretakkan giginya, matanya gelap dan penuh kehampaan. “Aku tidak menghancurkan diri sendiri. Aku hanya berlatih.” “Berlatih?” Arland mencen

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 61

    Divya mundur selangkah, merasakan sakit yang begitu nyata di dadanya. Rasa sesak yang bahkan tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata. Xavier tidak mengalihkan pandangannya, membiarkan luka di mata Divya terlihat jelas, tapi dia tetap diam.Dan pada saat itu, Divya sadar.Pria itu benar-benar telah membuangnya.Divya menatap Xavier tajam, matanya penuh dengan api kemarahan dan kepedihan yang bercampur menjadi satu.“Aku benci padamu.”Xavier tidak terkejut. Dia hanya tersenyum tipis—senyum dingin yang tidak menyiratkan apa-apa selain kehampaan.“Aku tahu.”Tidak ada pembelaan, tidak ada permintaan maaf.Divya mengepalkan tangan, menahan dorongan untuk menangis di depannya. Dia menolak terlihat lemah di hadapan pria yang baru saja menghancurkannya. Jadi, tanpa mengatakan apa pun lagi, dia berbalik dan melangkah pergi.Xavier tetap diam, tidak bergerak. Dia hanya menatap selimut di pangkuannya, tidak berani melihat punggung Divya yang menjauh. Saat

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 60

    Xavier mendongak, menatap pria itu dengan tatapan gelap.“Jauhi Divya.”Hening.“Atau saya sendiri yang akan membunuhmu.”Xavier tidak mengatakan apa-apa. Tidak ada janji, tidak ada protes. Ia hanya diam, membiarkan Jagar berjalan keluar dari ruangan tanpa menoleh lagi.Bukan karena Xavier takut. Tapi karena untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dia harus menghadapi kenyataan bahwa dia benar-benar telah gagal.Dan itu menghancurkannya lebih dari apa pun. Dia tidak mencoba membela diri, tidak mencoba menyangkal, dan tidak mencoba meyakinkan Jagar akan kemampuannya. Dia membiarkan pria itu keluar dari ruangan tanpa kata-kata. Dan dia tahu … bahwa semua yang dikatakan Jagar adalah kebenaran yang tidak bisa dia bantah.Xavier menatap langit-langit kamar rumah sakit dengan pandangan kosong. Foto-foto yang tadi dilempar Jagar masih tergeletak di pangkuannya, tapi dia tidak lagi melihatnya.Jagar benar.Dia telah gagal.Dia tidak hanya melanggar

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 59

    Divya menggeleng, matanya membelalak. “Tidak … tidak mungkin …”Hasan tertawa sinis. “Tentu saja kamu tidak tahu. Kamu terlalu sibuk menjadi putri kecil Mahesa, terlalu sibuk mempercayai saudara-saudaramu. Tapi aku tidak lupa, Nona. Aku tidak pernah lupa.”Divya menelan tangisnya. “Jadi selama ini … kamu hanya menungguku lengah?”Hasan menyeringai. “Tidak hanya itu. Aku menunggumu jatuh ke dalam perangkapku. Aku menunggumu percaya sepenuhnya padaku, membiarkanku masuk ke dalam hidupmu. Dan lihatlah, kamu bahkan tidak pernah curiga sedikit pun, bukan?”Divya merasakan kepedihan yang luar biasa menusuk dadanya.Selama ini, Hasan sudah merencanakannya.Selama ini, dia hanya menunggu momen yang tepat untuk menghancurkannya.“Aku percaya padamu …” suara Divya hampir tak terdengar. “Aku menganggapmu sebagai keluargaku …”Hasan hanya menatapnya dengan datar. “Dan itu kesalahan terbesarmu, Nona.”Ingatan itu membuat Divya menutup wajahnya dengan kedua tan

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 58

    Begitu mobil berhenti di markas, para prajurit langsung bergegas menangani para sandera yang berhasil mereka selamatkan. Tangisan, erangan kesakitan, dan suara perintah memenuhi udara saat mereka semua bergerak cepat.Xavier membuka pintu mobil, tapi baru saja dia melangkah keluar, tubuhnya limbung.”X!” Divya langsung menahannya, kedua tangannya menggenggam tubuh pria itu erat-erat. Saat itulah dia merasakan sesuatu yang hangat dan lengket di tangannya.Darah. Darah yang mengalir deras dari punggung Xavier, menembus jaket dan kausnya, menetes ke tanah. Divya membelalakkan mata, napasnya tercekat. “X—”Belum sempat dia menyelesaikan kata-katanya, para prajurit datang membantu, membopong Xavier yang sudah hampir kehilangan keseimbangan. Jagar dan Abhimanyu juga ikut turun dari mobil lain, tubuh mereka berlumuran debu dan keringat. Beberapa letnan lain terluka, segera dibantu masuk ke ruang medis.Divya ingin mengikuti Xavier, ingin memastikan dia baik-baik saja— N

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 57

    Divya terengah-engah.Xavier hanya berdiri di sana, dadanya naik turun dengan napas berat, belati masih tergenggam erat di tangan kirinya. Matanya masih tajam, memastikan tak ada yang bangkit lagi.Lalu, dia berbalik, menatap Divya yang masih tampak terkejut. Xavier tidak berkata apa pun. Dia hanya mengulurkan tangan, menggenggam jari-jari Divya yang masih dingin.“Jangan lepas,” suaranya pelan.Divya menggigit bibir, lalu mengangguk, jari-jarinya meremas tangan Xavier sebagai jawaban. Tanpa membuang waktu lagi, mereka kembali berlari, menerobos sisa bayangan malam menuju kebebasan.Suara Damian tiba-tiba terdengar panik melalui earpiece, membuat Xavier langsung waspada.“X! Kamu masih di dalam?!”“Ya. Kenapa?”Dari seberang, suara Damian terdengar lebih cemas. “Keluar sekarang! Gedung ini dipasangi bom! Akan segera meledak! Sialan! Aku tidak punya waktu untuk menjinakkannya. Hanya tersisa beberapa detik lagi. Lari! Keluar sekarang! Kalian semua kelua

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 32

    Xavier mengeratkan pelukan, mereka masih berpelukan di bawah hujan sampai beberapa menit lamanya hingga Xavier sadar Divya mulai kedinginan.”Maaf jika aku terpaksa menginterupsi kebahagiaanmu, Princess, tapi kamu mulai menggigil dan sebaiknya kita segera masuk ke dalam.””Tunggu, lima me

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 31

    Dan Xavier menyerah. Dengan satu gerakan, ia kembali menarik tengkuk Divya, bibirnya kembali menyapu bibir wanita itu, kali ini lebih perlahan, lebih dalam, lebih menghanyutkan. Divya mengeluarkan erangan kecil saat Xavier menghisap bibir bawahnya, sebelum menyusuri bibir atasnya dengan lembut. T

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 30

    Panggilan itu lagi-lagi berhasil membuat Xavier membeku untuk sesaat sebelum kembali tersenyum.”Senang kamu menyukainya, Princess.” Pria itu ikut masuk dan menutup pintu. “Film apa yang ingin kamu tonton?”Divya mengangkat bahu. “Aku orang yang belum pernah menonton film, ingat? Jadi pil

  • Sentuhan Panas Sang Bodyguard   BAB 28

    ”Kamu sangat layak, Princess.”Xavier mengangkat dagu Divya dengan lembut, ibu jarinya mengusap kulit halus di bawah bibir wanita itu. Matanya yang tajam menatap dalam, seolah mencari sesuatu di sana—mungkin keraguan, mungkin ketakutan. Tapi yang ia temukan hanyalah kepercayaan yang perlahan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status