Share

Bab 34

Author: Shiskaco
last update Petsa ng paglalathala: 2026-06-05 20:40:01

"Cav, jangan kasar ke Chasel kayak tadi. Dia masih anak-anak," tegurku ke Cavero.

Entah keberanian dari mana yang aku punya saat ini. Aku hanya ... hanya tidak tega saja melihat Chasel diancam begitu. Bagaimanapun Cavero adalah ayah anak itu. Jika aku tidak ada disisinya, Caverolah yang harus menjaganya.

"Dia terlalu manja," balas Cavero sekenanya.

"Tadi mama habis dari sini. Dia bilang hal yang nggak seharusnya Chasel denger. Jadi sekarang, apalagi sikapku kan dulu kayak gitu, Chasel cuma l
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 52

    "Sebaiknya paman terus terang saja padaku. Apa alasan keluarga papa melakukan semua itu, aku bukan si bodoh Chaselion yang bisa kau tipu," ucapnya dengan menatap Seth dingin. Seth menghela nafas. "Saya tidak berhak menjawabnya. Tuan Caverolah yang bisa menjawab semua pertanyaan anda.""Terus kamu pikir, orang itu akan memberitahuku hanya karena aku bertanya?" "Tidak,""Kamu sudah tau jawabannya. Jadi, kenapa itu?" "Lion, sebaiknya kamu tutup mulutmu dan tidur,"Lion dan Seth langsung melihat ke sumber suara. Ada Cavero yang tengah bersedekap dada seraya bersandar pada pintu menatap mereka. Mereka berdua tidak tau sejak kapan Cavero ada disana dan mengawasi mereka. Lion sedikit bergetar melihat papanya. "Tidak mau! Berikan aku jawaban dulu!" "Kamu tidak sedang berada di posisi untuk menanyaiku!" peringat Cavero seraya menatap putranya tajam. "Aku berada! Mereka menjelek-jelekkan aku dihadapan mama! Dan mama, tidak mau bicara lagi denganku gara-gara itu," sengit Lion. "Lalu?""

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 51

    Luna dan Wilhelm dikabarkan selamat dalam insiden penusukan yang dilakukan oleh Lion. Sayangnya, kedua orang tersebut terbaring dalam keadaan koma. Cavero yang mendengarnya sedikit lega meski sebenarnya masih khawatir. Cavero menyuruh agar Seth membawa Chaselion pulang. Namun, Chaselion menolaknya. Dia ingin disana dan menunggu mamanya hingga bangun. Cavero yang memang sedari tadi gregetan dengan putranya itu langsung menggendongnya. "Lion, jangan buat aku kesal lebih dari ini. Jika bukan gara-gara mamamu, aku pasti sudah membunuhmu. Sebaiknya, kau berdoa agar mamamu segera bangun," Lion yang berada dalam gendongan Cavero hanya diam saja. Dia tidak berani membantah. Sampai dirumah, Cavero menyuruh agar Lusi membantunya mengawasi Chaselion dan melaporkan segala tindakannya sekecil apapun sikap Chasel yang mencurigakan. Lusi yang tak melihat Lunaria pun menanyakan keberadaan majikannya. Cavero mengabaikan pertanyaan itu dan langsung pergi meninggalkan tempat itu begitu saja. Set

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 50 - Sebelum Lunaria Terjebak 5

    Lusi Pov... Chaselion Daneswara Oliver, tuan muda dari keluarga Oliver. Aku mulai melayaninya sejak nyonya Lunaria tiada. Tidak ada yang menyangka bahwa nyonya akan tiada ditangan putranya sendiri. Sebuah ironi ketika aku tau bahwa dulu Nyonya juga ingin melakukan hal yang serupa, yaitu melenyapkan tuan Chaselion. Setiap melihat nyonya, aku selalu merasa kasihan pada beliau. Aku ingin sekali menolongnya atau menghiburnya, namun aku tau bahwa perasaannya tidak bisa dihibur oleh siapapun bahkan jika itu adalah keluarganya sendiri. Aku melihat langsung betapa hausnya tuan muda pada Nyonya. Namun Nyonya selalu bersikap jahat padanya. Ketika Nyonya tiada, hanya satu yang bisa aku tanyakan pada beliau, Nyonya apa anda sudah tenang sekarang? Apa anda sudah bahagia bisa terbebas dari kediaman ini? Tuan Cavero menugaskan ku untuk merawat tuan muda sejak hari itu. Aku melihat sendiri depresi yang di alami tuan muda. Tidak ada sosok dewasa disampingnya selain tuan Seth yang selalu b

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   bab 49 - Sebelum Lunaria Terjebak 4

    "Tuan, anda juga harus menghargai perasaan tuan muda. Bagaimana jika tuan muda tidak menyukai nona Selene?" tanya Seth hati-hati. "Dia pasti menyukainya,"Dalam hati Seth mencibirnya. Bagaimana bisa orang asing seperti Cavero pintar bicara begitu. "Saya rasa lebih baik kita membiarkan tuan muda memilih pasangannya sendiri nanti," "Seth, tutup mulutmu! Tuan Cavero pasti lebih tau apa yang terbaik untuk tuan muda Chaselion," tegur Wilhelm. "Tapi, perasaan tuan muda,""Seth!" bentak Wilhelm. "Kalian berdua diam. Seth, aku tau kekhawatiranmu. Tapi semua ini demi Chaselion. Sampai kapan kamu mau melindunginya? Suatu saat Chaselion harus berdiri sendiri. Dia tidak mungkin berlindung dibawah ketiakmu setiap saat. Aku tau kau menyayanginya seperti anakmu sendiri. Tapi Chaselion juga harus keluar dari sangkarnya!" Seth diam. Dia tidak bisa membantah ucapan Cavero. Apa yang diucapkan Cavero semuanya benar. Tuan muda yang selama ini dia lindungi suatu saat harus berdiri menghadapi kerasny

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 48 - Sebelum Lunaria Terjebak 3

    "Tuan muda, anda masih membaca buku cerita ini?" tanya Seth lembut. Cashelion yang merasa diajak bicara menganguk. "Tolong segera masuk ke kamar, kesehatan anda bisa saja menurun lagi." Cashelion menganguk dan menurut pada ucapan Seth. Usia Chaselion menginjak angka 17 tahun. Meski usianya sudah dewasa, Chaselion masih suka membaca buku cerita anak-anak. Cashelion tak banyak berbeda dari tujuh tahun yang lalu kecuali ketika dia belajar. Anak itu bisa berubah menjadi orang yang sangat berbeda. Sama seperti masa kecilnya, Chaselion masih sering sakit-sakitan. Namun, tubuhnya sudah jauh lebih sehat dibanding masa kecilnya yang mirip anak kekurangan gizi. Sayangnya, Mysophobia yang diderita sangat parah. Dan terkadang Misogininya juga kambuh jika berhadapan dengan perempuan. "Tuan Cavero mengajak anda makan malam nanti," kata Seth lagi. "Memangnya ada apa Paman Seth?" tanya Chaselion dengan ekspresi datar. "Saya tidak tau, tuan muda." Semakin dewasa, wajah Chaselion semakin mirip

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 47 - Sebelum Lunaria Terjebak 2

    Sejak mengetahui jika Chaselion adalah putranya, Cavero tidak begitu membenci anak itu. Rasa benci ingin membunuh anak itu hilang begitu saja. Terlebih ketika melihat Lunaria yang menggendong anak itu. Ada perasaan aneh. Cavero ingin menjadi bagian itu, tapi ketika melihat Lunaria yang akan histeris ketika melihatnya, Cavero mengurungkannya. Lebih baik dia diam saja untuk sekarang. Siapa tau Lunaria akan membaik nanti. Sayangnya, hal tersebut tak pernah terjadi. Rasa sukanya untuk Chaselion pun perlahan ikut menghilang ketika melihat sifat Lunaria tak kunjung melunak padanya. "ENYAH DARI SINI BAJINGAN!" teriak Lunaria histeris. Setiap melihat Cavero, Luna akan histeris dan membanting setiap barang yang ada didekatnya. "SINGKIRKAN ANAK ITU JUGA DARI HADAPANKU!" Lunaria selalu saja histeris. Tidak peduli itu ada di hadapan Cavero ataupun Chaselion. Meski Cavero cuek, namun laki-laki itu juga berharap seperti Asael agar pasangannya memberikannya perhatian meski itu hanya sedikit.

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 1

    Aku meregangkan badanku sebelum akhirnya melenguh puas. Pekerjaan hari ini sudah usai dan aku bisa langsung pulang dan tidur. Hari ini, tenagaku sudah habis menerima omelan dari para customer. Namaku Lunaria Sirius, seorang pegawai biasa saja yang punya gaji diatas UMR sedikit. Setelah lulus kuli

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 44

    "Aku sudah tau semuanya! Aku bukan orang bodoh!" ucap Lion yang segera pergi mengambil pisau yang dilempar Cavero tadi. Luna bergegas bangun mengejarnya. Sementara Cavero diam memperhatikannya. Dia penasaran, hal nekat apalagi yang akan dilakukan putranya. "Semuanya salah papa

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 6

    "Tuan muda sepertinya memiliki kepribadian ganda." Cavero terkejut. "Ja ... jangan-jangan nyonya juga begitu tuan. Dia memiliki kepribadian ganda juga." Ekspresi Cavero kembali ke semula. "Enyah sana!" "Tuan, saya serius. Tadi saya berniat menemui tuan muda namun saya mendapati tuan mud

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 5

    Seth, tangan kanan Cavero memberikan laporan apa yang dilakukan oleh Lunaria hari ini. Cavero mendengarkannya dalam diam seraya fokus mengerjakan pekerjaannya. "Sepertinya nyonya benar-benar sangat depresi tuan. Apa tidak sebaiknya kita memanggil Psikiater kembali? Nyonya sepertinya salah m

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status