TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH

TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH

last updateHuling Na-update : 2026-07-19
By:  ShiskacoIn-update ngayon lang
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
17 Mga Ratings. 17 Rebyu
85Mga Kabanata
3.6Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Luna hidup tenang sendirian dan tidak pernah berniat menikah. Sampai suatu malam hidupnya berubah total. Ia terbangun di tubuh Lunaria — karakter antagonis dalam novel yang baru saja ia baca. Masalahnya, Lunaria bukan sekadar wanita jahat biasa. Ia memiliki suami psikopat, seorang putra yang membencinya, dan masa depan mengerikan di mana ia akan dibunuh oleh anaknya sendiri. Luna berusaha mengubah jalan cerita dan kabur dari keluarga gila itu. Tapi semuanya tidak semudah yang ia bayangkan. “Jangan membuat masalah lagi atau aku benar-benar akan memotong tendon kakimu kali ini.” Ancaman dingin suaminya membuat Luna sadar satu hal: pria itu benar-benar berbahaya. Sementara putranya sendiri menatapnya penuh ketakutan dan kebencian. “Apa kamu meracuni makananku?” Luna ingin melarikan diri. Tapi semakin lama ia berada di keluarga itu, semakin ia sadar— keluarga ini jauh lebih rusak dibanding novel aslinya.

view more

Kabanata 1

Bab 1

Aku meregangkan badanku sebelum akhirnya melenguh puas. Pekerjaan hari ini sudah usai dan aku bisa langsung pulang dan tidur. Hari ini, tenagaku sudah habis menerima omelan dari para customer.

Namaku Lunaria Sirius, seorang pegawai biasa saja yang punya gaji diatas UMR sedikit. Setelah lulus kuliah, aku beruntung mendapat pekerjaan menjadi admin dan call center di perusahaan barang dan jasa.

Meski pekerjaanku sangat memuakan karena hampir setiap hari mendengar ocehan dan amarah dari para customer, aku tetap bersyukur mendapatkan pekerjaan ini.

Setiap selesai bekerja, aku menghabiskan waktu dengan bermain atau istirahat. Kehidupanku begitu monoton dengan keseharian yang sama. Tiba-tiba telponku berdering dan terdengar kabar bahwa nenekku baru saja meninggal. Nenek satu-satunya orang yang sangat menyayangiku setelah orangtuaku meninggal dalam kecelakaan pesawat.

Aku bergegas memesan tiket pesawat dan pulang. Di sepanjang perjalanan aku menangis tiada henti, dan ketika sampai di rumah, aku tak kuasa menahan kesedihan hingga pingsan. Dan di pagi harinya, nenek di makamkan.

Saat ini, aku sedang menemani para pelayat dengan sesekali mengusap air mataku.

"Kamu itu udah jadi perawan tua. Kamu nunggu apa lagi? Umur kamu itu udah kepala tiga, masa kamu masih nggak mau nikah,"

"Nggak usah pilih-pilih. Bukannya nanti dapet yang ganteng dan mapan, kamu malah dapat suami yang nggak karuan,"

Aku hanya bisa menahan kekesalanku mendengar ocehan mereka. Ingin sekali aku membantahnya, namun mengingat suasana duka, aku memilih pamit kembali ke kota. Aku beralasan, jika bosku tidak memberikan aku izin cuti.

Sampai di kota, aku membeli beberapa camilan untuk menemaniku beberapa hari kedepan. Ketika aku akan naik ke unitku melalui lift, seorang pria tua tiba-tiba berlari ke arahku. Aku menahan pintu agar tidak tertutup dan mempersilahkannya masuk.

"Bapak, mau ke lantai berapa?" tanyaku seraya menekan tombol lantai yang aku tuju.

"Sama," jawabnya.

Aku tak mengajaknya berbicara kembali dan diam menunggu lift menuju lantai yang aku tuju.

Ting

Ketika pintu lift terbuka dan aku hendak keluar, tiba-tiba aku merasakan pinggangku terasa sakit. Aku berbalik menatap laki-laki itu. Dia menarik pisau yang ditancapkan padaku kemudian menusuk perutku berulang kali.

Aku menahan rasa sakit hingga tak sanggup berteriak. Seketika aku tumbang dan terjatuh. Darah mulai merembes keluar dan pandanganku buram.

Aku tak mampu untuk berteriak meminta tolong karena rasa sakit di perutku yang menjalar ke seluruh badanku. Tau begini, aku menetap saja di kampung dan mendengar omong kosong tentang pernikahan dan anak.

Akh, apa ini akhir hidupku?

Apa aku akan mati sekarang?

****

"Nyonya, anda sudah bangun?"

Aku menyerengitkan keningku ketika merasakan seseorang menganggu tidurku.

"Nyonya, tolong bangun dan minum obat anda,"

Aku membuka mataku perlahan. Dan melihat langit-langit bewarna putih yang dihias lampu gantung kristal yang sangat indah.

Melihat pemandangan itu, aku segera bangun dan menyentuh perutku panik.

"Perutku," racauku panik. Aku memeriksa luka akibat tusukan pria gila tadi.

"Dokter bilang anda harus makan dan minum obat agar asam lambung anda tidak naik lagi,"

"Asam lambung?" tanyaku bingung. Aku ini ditusuk bukan kena mag.

Aku menatap perempuan itu bingung. Siapa perempuan didepanku itu.

"Nyonya Luna, anda baik-baik saja?"

"Aku baik. Tolong bantu aku ke rumah sakit," ucapku bingung yang segera bangun dari tidurku.

Aku hampir saja jatuh jika perempuan disampingku tidak menangkapku dengan panik.

Kepalaku pusing dan badanku terasa lemas. Aku rasa aku kehabisan banyak darah kemarin. Tapi, yang membuatku bingung kenapa aku masih hidup. Dan dimana ini,

Aku menatap kesekitar dan melihat pantulan wajahku di sebuah cermin yang tak jauh dariku.

Aku melihat wajah itu bingung. Aku mendorong wanita itu dan dengan langkah tertatih menuju cermin dan melihat wajahku yang terlihat asing.

"Wa-wajah siapa ini?" pekikku kaget.

"Ma-maaf nyonya." ucap perempuan itu dengan menunduk ketakutan.

"Nyo- nyonya Lunaria, jangan marah. I-ini karena anda sedang sakit. Wa-wajah anda akan kembali bersinar jika anda sembuh," ucap wanita itu semakin panik dan ketakutan.

Aku menatapnya dan wajahku di cermin bergantian bingung. Ini memang wajahku jika ditambah dengan filter jahat yang ada di aplikasi. Wajahku masih terlihat sangat cantik bahkan jika aku pucat. Aku curiga jika cermin ini memiliki filter.

"Kamu siapa?" tanyaku bingung.

"Sa-saya Lusi." jawabnya kaku.

"Lusi ... Lusi siapa? Ini dimana? Dan aku siapa?"

Perempuan itu menatapku kaget. Aku lebih bingung.

"Kepala Pelayan, panggil Dokter." ucap wanita itu yang bergegas berlari keluar. "Nyonya hilang ingatan,"

Aku bingung. Yang kuingat ada bapak-bapak menusukku dengan pisau,

Aku bergegas memeriksa perutku dan tidak ada bekas luka apa-apa. Dibanding sakit ditusuk, ini lebih ke arah sakit karena belum makan.

Aku berjalan keluar dari kamar itu dengan tertatih.

Sebenarnya ada apa ini?

Aku melihat ke sekeliling, rumah ini sangat mewah dan besar.

Sebenarnya aku berada dimana ini?

Ugh, kepalaku juga terasa sakit.

Brak

Aku terjatuh hingga membentur lantai yang dingin itu.

"Ish,"

Aku mendongak dan menatap siapa orang yang menabrakku dengan badan sekeras batu itu.

Namun aku hanya bisa terkesiap melihatnya. Laki-laki itu sangat tampan dan berkarisma. Jika boleh jujur, dia laki-laki paling tampan yang pernah aku lihat. Artis-artis korea atupun Hollywood kalah jauh darinya.

Apa dia Dewa yang jatuh ke bumi?

"Tch, merepotkan." ucapnya dingin seraya berjalan pergi meninggalkanku.

"Nyonya... Nyonya anda baik-baik saja?"

Aku syok mendengarnya. Tatapan penuh rasa jijik dan menusuk itu ...

"Nyonya, anda baik-baik saja?" tanya Lusi yang bergegas membantuku.

"Lusi, siapa laki-laki sinting itu?" tanyaku jengkel.

"I-itu ... suami anda,"

"Suami siapa?"

Sepertinya aku salah dengar.

"Suami anda nyonya, tuan Cavero."

"Cavero?" tanyaku asing.

"Benar nyonya, Cavero Daneswara Oliver."

Cavero Daneswara Oliver?

Kok aku nggak asing ya dengan nama itu ya.

Cavero Daneswara Oliver?

Cavero? Sepertinya bukan dia.

"Cashelion?" sebutku ketika mengingat nama itu.

"Itu, nama putra anda nyonya. Apa saya perlu memanggil tuan muda Cashelion?"

Hah?

Apa katanya tadi?

Cashelion anakku?

Jangan bilang aku masuk kedalam novel sampah penuh karakter psikopat gila itu!!

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

RebyuMore

Carmadi Carmadi
Carmadi Carmadi
bagus banget
2026-07-13 20:10:20
0
0
Aulia
Aulia
sukakkkk bgt
2026-07-04 03:46:10
0
0
seblakpedaslevel10
seblakpedaslevel10
kakak thor semangat..jangan lama lama updatenya
2026-06-23 19:28:27
1
0
Veni N
Veni N
thor lanjutannya mana lagi, kok lama bgt uploadnya ya
2026-06-19 17:02:51
0
0
Veni N
Veni N
seru ceritanya ga bertele tele dan bikin penasaran, lanjut ya thor jgn lama2
2026-06-15 22:43:02
0
0
85 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status