LOGINTidak ada yang tahu jika Kalina, seorang gadis terabaikan di sekolahnya adalah anak seorang CEO. Harapannya simpel, ingin hidup damai dalam setiap hal. Namun, kedamaian tidak lagi ia dapati. Ketika, tidak sengaja Kalina membuka sebuah segel terlarang mempertemukan dengan pemuda tampan bernama Elang. Kalina tidak sengaja mendapatkan permata simbol bangsa siluman. Membuatnya terhubung langsung, pada mahluk lain yang juga menginginkan kekuatan permata tersebut. Bagaimana mungkin di zaman modern seperti ini masih ada manusia siluman? Mampukah Kalina dan Elang menjaga permata tersebut ketika banyak pemangsa mengepung? Follow me: @lovely_karra
View More"Aaaa … tidak!" Teriakan menggema tertelan hujan lebat pada malam gelap dan dingin.
Kalina pasrah dengan nasib, saat kilatan dan petir sekonyong-konyong menyambar ranting pohon penopang tubuhnya. Gadis itu tersentak, berteriak, memejamkan mata, tubuhnya mulai terjun bebas ke bawah.
"Beginikah akhir hidupku?" ratap Kalina dalam hati. Hatinya kalut, seolah sesuatu lepas dalam dirinya, dadanya nyeri, melayang jatuh ke bawah dengan kecepatan yang sangat cepat. Ketika ia telah merasa di ambang ketidakberdayaan. Sebuah cahaya terang menyilaukan muncul di hadapan gadis itu.
"Apakah malaikat maut tampan datang menjemputku?"
Samar-samar ia melihat sesosok pemuda tampan. Tanpa sadar ia sudah berada dalam dekapannya, dirasakannya otot-otot lengan tangan si tampan yang mendekapnya. Tanpa ragu Kalina menyandarkan kepala pada dada bidang yang terasa sixpack saat tak sengaja tersentuh tangannya. Kalina mendongakkan kepalanya, pemuda itu tersenyum. Sungguh pemandangan indah tak ayal Kalina langsung dibuat terlena menatap wajah indah itu.
"Oh, aku akan mati dengan bahagia berkat ketampanannya."
Pemuda itu membelai pipi Kalina dengan lembut membuatnya tersadar dari lamunan sesaat. Tatapan mereka semakin dalam dan dekat dirasakan napas mereka yang saling menyapu wajah masing-masing. Kalina sempat terkejut ketika bibir mereka saling bertemu.
"My first kiss," bisiknya dalam hati. Kalina memalingkan wajahnya karena malu. 'Andai kata ini sebuah mimpi maka aku akan bangun dengan perasaan malu,' ucap dalam hati merasakan detak jantungnya berparade.
Melayang dalam dekapan seorang pemuda asing, tidak dikenal, berlatarkan cahaya terang yang entah dari mana berasal.
Gerimis yang turun seolah-olah ikut menambah suasana menjadi semakin romantis. Sungguh mimpi indah. Kesadaran Kalina mulai menghilang, mata mulai meredup dalam alunan musik alami malam.
'Aku siap mati dalam dekapanmu!' pikir Kalina.
Cahaya terang bersama kepulan asap putih melebur, hilang ketika jatuh menyentuh tanah. Lolongan serigala perlahan menjauh. Begitu pula dengan teriakan para burung hantu yang kembali tenang dan berbunyi seperti biasa. Seolah tidak terjadi apa pun, semua kembali tenang. Semua terasa gelap bagi Kalina.
Benarkah Kalina akan mati dengan nyaman?
Bersambung….
Siluet seorang lelaki tampak jelas berdiri di depan jendela, Anantari dan Elard berprasangka. Siapa orang yang masuk ke dalam kamar, bagaimana cara masuk? Mengingat kamar berada di lantai dua. Melompat, setinggi itu, mungkinkah? Seorang manusia biasa tidak mungkin melakukan hal tersebut. Juga aura yang tak kalah kuat cukup menekan dan membuat merinding, kepulan asap hitam seolah menjauh enggan berdekatan layaknya minyak bertemu air. Bisa mengimbangi tenaga dari kepulan asap hitam maka bisa dipastikan kekuatan orang asing terbilang setara atau bahkan lebih hebat dari Elard. Sepatu pantoffle yang dipakai menginjak serpihan kaca berjalan mendekat memberikan efek dramatis lantaran guyuran cahaya rembulan memancar masuk tanpa penghalang mengingat jendela kaca sudah hancur berantakan. Anantari maupun Elard masih terkejut penuh kecurigaan memperhatikan seseorang tiba-tiba menerobos, ibu dan anak yang tidak bisa saling bersentuhan lantaran Anantari sedang dalam kondisi khusus. Jiwanya melayan
Nyonya Anantari sudah dipindahkan ke dalam kamar tamu, tubuh berkeringat dan wajah memucat. Nyonya Abraham menyeka berulang kali dengan perasaan tidak menyenangkan, cemas sudah pasti. Tamu yang terhormat bagi kediaman Tuan Abraham, di tengah zaman modern, hal-hal berkaitan dengan tidak kasat mata membuat Nyonya Abraham yang memiliki penglihatan istimewa terbebani. Pertemuan dengan Tuan Abraham adalah hal yang sangat menyenangkan. Satu frekuensi meski hal tersebut yang Tuan Abraham klaim sebagai pasangan yang ditakdirkan. Banyak kejadian janggal yang menguras pikiran dan tenaga dilalui dengan baik. Bahkan mereka memiliki seorang putra yang sengat cerdas yang menempuh pendidikan di luar negeri.“Tolong bangunlah Anantari, jangan membuat kami khawatir.” Nyonya Abraham benar-benar menginginkan wanita yang sudah mulai dianggap temannya itu agar cepat bangun.Dalam alam bawah sadar, Nyonya Anantari diseret ke dalam mimpi panjang setelah mendapatkan kabar Kalian ---calon menantu--- telah kemb
Zaman ModernDari dalam terdengar suara pekikan melengking dan suara gaduh di mana membuat bulu kuduk merinding. Raut kecemasan terlihat di mimik muka Abraham, dia beberapa kali melihat hal tak kasat mata, tetapi menghadapi keadaan seperti ini belum pernah. Nenek moyang dan juga keluarganya mengatakan untuk menjaga ruang bawah tanah karena banyak hal buruk terjadi jika mereka lengah. Sihir pengekangan dan segel selalu diperbaharui tiap lima puluh tahun sekali.“Apa yang salah, seharusnya segel dan pengekangan baru akan diperbaharui tiga puluh tahun lagi. Dua puluh tahun lalu aku dan mendiang ayah sudah memperbarui segel tempat ini.” Tuan Abraham mengelus pintu. Dapat dirasakan aura pekat penuh kebencian terasa.“Aku penasaran satu hal, apa semua keluarga Abraham diwariskan sihir oleh leluhur kalian?”“Tidak, kecuali jika kami menemukan jodoh yang ditakdirkan untuk menjadi ‘mata’ bagi kami?”“Maksudnya?”“Orang dengan kemampuan spesial yang mampu melihat masa depan. Kekuatan sihir itu a
Di dimensi lain.Sementara itu, di kerajaan Nigella rapat sedang berjalan alot, pemberontakan sudah terdengar sampai ke telinga para sesepuh. Kini baik pra klan mau pun sesepuh kerajaan dan juga para ketua ras berdebat. Raja Arsen melihat gadis bernama Sekar itu berjalan memasuki ruangan lalu duduk di kursi berderetan dengan para klan. Tuan Alex yang baru melihat Sekar terkejut, pasalnya dia tahu dari mata-mata jika pengantin Aurora menghilang, lalu bagaimana ada gadis berwajah mirip Kalina. Tuan Alex menoleh ke arah Tuan Abraham, lelaki itu hanya mengediikan bahu tidak ingin tahu menahu.‘Kau pikir aku akan diam saja setelah kalian berkhianat? Tidak akan!’ Benak Tuan Abraham berkecamuk. Dia membiarkan saja Alex beserta putrinya Zemira kebingungan, masa bodoh dengan hal tersebut.‘Apa ayah mencurigai sesuatu?’ batin Zemira menatap Tuan Alex. Seolah dari tatapan saja mereka terhubung.Menyadari ada hal aneh, sebelum rapat dimulai baik Zemira maupun Tuan Alex menyusup keluar ruangan lewa
Sekar menatap gamang, "Ada pengkhianat pada Bangsa Siluman yang menjadi mata-mata dari para Klan," ungkap Sekar membuat mereka terbelalak. "Kau benar, aku melihat saat aku mengendap-endap untuk menguping pembicaraan Zemira dan Klan-nya. Tetapi, aku tidak tahu siapa, dia menutup wajah deng
Di tempat yang berbeda, Raja Arsen dan yang lain kebingungan. Ada drama pemukulan perut dan sebagainya agar Permata Aurora keluar dari mulut Gavin. Sekar hanya bisa menutup mulut yang menganga dengan kedua tangan melihat adegan kekerasan itu. Bagi bangsa siluman itu hal wajar, tidak sakit sama
Sekar paham apa yang ada dalam pikiran Gavin. Gadis itu menatap manik mata gelap milik siluman tampan itu. Bahkan dia sempat menundukkan kepala menyembunyikan rona wajah semerah apel. Dalam diam mereka kembali saling menatap. Siluman Elang menarik dengan lembut kepala Sekar agar mendekat pada w
Di sudut ruangan istana yang sepi, Sekar terduduk lemas. Air matanya mengalir keluar begitu saja, tubuhnya masih gemetaran. Gavin ikut duduk di sampingnya, menatap penuh khawatir. Gavin menelan saliva, "Penglihatanmu melihat sesuatu tadi?" tanya pemuda siluman itu yang dijawab anggukan ke






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore