رواية أسيرة العادات والتقاليد

رواية أسيرة العادات والتقاليد

last updateLast Updated : 2026-06-19
Language: Arab
goodnovel4goodnovel
10
2 ratings. 2 reviews
72Chapters
816views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

فتاة في مقتبل العمر تجد نفسها تحمل لقب أرملة بين عشية وضحاها، لتتوالي صراعاتها وهي تحاول الحفاظ على صغارها، وتحمي حالها من وحوش ضارية طامعة بها، فهل يسخر الله لها من بجميها من بطش الأيام; أم ستظل حبيسة دائرة العادت التي تكاد تفتك بها، وها هو وسيمنا الذي خانته من كانت تحمل اسمه، ليحل الكره محل الحب والأمان ويصبح ناقما على جنس حواء فهل سيتغير مصيره أم للقدر رأي اخر

View More

Chapter 1

الفصل الثالث( جراح القلوب)

Brak!

"Emmm ... Kenapa gelap sekali?" gumam Celine yang baru saja membuka matanya. Dia mendapati dirinya kini berada di sebuah ruangan yang tidak ada cahaya sama sekali.

Wanita cantik itu menajamkan pendengarannya. Gendang telinganya samar-samar menangkap adanya suara langkah kaki yang terseret. Dia yakin jika orang tersebut berjalan terseok-seok akibat menabrak barang yang ada di dalam kamar itu.

"Sayang, apa itu kamu? Apa kamu sedang mabuk? Lalu, ada apa dengan lampunya? Apa sengaja kamu matikan agar aku tidak mengetahuinya?" Celine memberondong pertanyaan seraya mengusap kedua kelopak matanya agar bisa terbuka lebih lebar.

Namun, orang tersebut tidak menyahuti pertanyaan darinya. Bahkan suara langkah orang tersebut terdengar semakin mendekat ke arahnya yang sedang berada di atas ranjang.

Bruk!

"Aaaah ...!" seru Celine dengan suara yang tertahan. Orang tersebut kini telah menindihnya. 

Sosok yang tidak dia ketahui itu, tak menghiraukan seruan Celine yang ada di bawah kungkungannya. Bahkan wanita yang memiliki rambut sebahu itu, berusaha keras untuk menyingkirkan tubuh pria yang terasa berat menindihnya, tapi pria tersebut semakin menelusupkan wajahnya pada ceruk leher sang wanita.

"Uggggh!"

Celine masih saja berusaha menyingkirkan tubuh pria tersebut, meskipun ada kemungkinan jika pria yang kini menindihnya itu adalah suaminya.

Sialnya, pria yang menindihnya itu semakin menelusupkan wajahnya hingga hidung mancungnya mengenai kulit leher wanita tersebut. Hembusan nafas pria yang masih belum diketahui identitasnya itu, menerpa kulit leher Celine, sehingga membuat bulu kuduknya meremang. 

Sekuat tenaga Celine menahan agar suaranya tidak keluar. Dia menggigit bibir bawahnya dan memejamkan matanya, berusaha keras menahan agar tidak ada sedikit suara pun yang keluar menelusup dari bibirnya.

Sayangnya, suara lenguhan berhasil keluar begitu saja dari mulut Celine. Bibirnya terbuka tatkala bibir pria itu menari-nari menjelajah lehernya. Bahkan lidahnya bermain-main di sana. 

Mendengar suara lenguhan sang wanita membuat si pria semakin bersemangat. Tangannya seolah bergerak sendiri, bergerilya pada aset-aset berharga milik wanita itu, sehingga sang wanita tidak bisa lagi menolak kehadiran pria itu di dekatnya.

Kamar yang sunyi dan tanpa adanya seberkas cahaya apa pun, membuat gerakan mereka berdua semakin liar. Bahkan terdengar suara lenguhan dari mereka berdua yang memenuhi kamar tersebut.

Buaian dari sang pria membuat Celine terbuai. Dia melupakan segalanya, melupakan tentang pertanyaan yang ditujukannya pada pria tersebut. Bagaimana tidak, pria itu berhasil membuat Celine begitu mabuk kepayang dengan sentuhan-sentuhannya, dan permainan mereka di atas ranjang. 

'Apa ini? Kenapa dia berbeda sekali dengan biasanya? Apa dia sudah belajar dari teman-temannya, seperti yang dikatakannya waktu itu? Dia sungguh hebat sekarang,' batin Celine yang sedang menikmati buaian dari sang pria.

"Aaaaah!" 

Seketika lenguhan Celine tidak terdengar lagi. Bibirnya diraup dengan cepatnya oleh bibir sang pria. Sialnya lagi, Celine pun terbuai oleh permainan bibir sang pria, sehingga dia membalas ciuman tersebut.

Gayung pun bersambut. Mereka berdua saling menikmatinya, sehingga waktu yang mereka habiskan untuk bersama terasa sangatlah singkat. 

Kamar yang tanpa cahaya itu, tidak lagi sunyi. Suara lenguhan dan ekspresi tubuh mereka menjadi irama tersendiri yang memenuhi kamar. Bahkan ranjang yang tadinya rapi, kini menjadi berantakan dan berpeluh. 

Kini tubuh sang pria terbaring lemah di atas tubuh sang wanita, setelah mereka melakukan pelepasan secara bersamaan. Bahkan nafas mereka sama-sama memburu, dan hembusan nafas mereka saling menerpa wajah yang ada di hadapannya.

Setelah beberapa saat, sang pria bergerak turun dari atas tubuh sang wanita. Dia berbaring di sebelahnya, dan memeluk erat tubuh sang wanita, untuk tidur bersamanya.

'Aroma tubuh ini bukan aroma Sean yang biasanya. Apa dia mengganti parfumnya?' 

Sibuk bertanya-tanya dalam hatinya, dan tidak mendapatkan jawabannya, mata Celine pun terpejam dalam pelukan sang pria. Bahkan dia membalas pelukan tersebut dengan melingkarkan tangannya pada pinggang sang pria. Mereka berdua terlelap dengan saling memeluk, dan merasakan kenyamanan dalam dekapan tersebut.

Setelah beberapa saat, terdengar suara bising dari luar kamar tersebut. Perlahan mata sang wanita pun terbuka. Dia mengerjap-ngerjapkan matanya, menyesuaikan binar cahaya yang masuk ke dalam retina mata. Seketika matanya tertuju pada wajah tampan yang terpampang dengan jelas di hadapannya.

Dia terpanah oleh ketampanan wajah pria yang tidak asing baginya. Bahkan dia terpesona, menatapnya tanpa berkedip, seolah memperlihatkan bahwa dia sedang mengagumi paras tampan sang pria yang hampir tidak berjarak dari wajahnya.

Tiba-tiba indera pendengaran mereka menangkap suara bising dari luar kamar. Matanya terbelalak mengetahui bahwa suara di luar sana adalah suara suaminya dan ibu mertuanya.

Seketika dia teringat akan situasinya saat ini. Celine kembali menatap wajah pria yang sedang memeluknya, dan matanya perlahan terbuka.Tatapan mereka pun beradu. Beberapa detik kemudian mereka saling melepaskan pelukannya, dan bergerak saling menjauhi. 

"Kenapa kamu ada di sini?" tanya sang pria sambil mengernyitkan dahinya.

"Ini kamarku, seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu," jawab Celine sembari menutupi bagian depan tubuhnya menggunakan selimut.

"Kamarmu?" tanyanya kembali sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan tersebut.

Pria tersebut memegang kepalanya, dan menjambak rambutnya dengan kesal, seraya berkata,

"Apa yang terjadi padaku semalam? Kenapa aku bisa ada di sini? Kenapa aku tidak bisa mengingatnya?" 

"Sudahlah. Nanti kita bicarakan lagi. Lebih baik kamu cepat keluar dari kamar ini, sebelum suamiku masuk dan menemukan kita dalam keadaan seperti ini," sahut Celine seraya beranjak dari ranjang, dan tergesa-gesa mengambil pakaiannya di lantai setelah mendengar suara suaminya semakin dekat.

Pria itu pun tergesa-gesa memakai celana dan bajunya, hingga mereka dikejutkan dengan ketukan pintu kamar tersebut, diiringi oleh suara seorang pria yang familiar di telinga mereka.

"Sayang, buka pintunya!" 

"Kenapa kamu kunci? Apa kamu lupa jika suamimu ini belum masuk?!"

Sontak saja mereka berdua yang berada dalam kamar tersebut menoleh ke arah pintu. Mata mereka pun terbelalak mendengar suara pria tersebut kembali berteriak.

"Cepat pergi! Keluarlah lewat jendela itu!" ucap Celine lirih, seraya menunjuk jendela kamarnya.

Secepat kilat pria tersebut melompat dari jendela kamar. Bahkan terdengar suara benda jatuh karena ketinggian kamar tersebut yang berada di lantai dua.

"Sayang! Cepat buka pintunya! Aku lelah! Aku ingin cepat istirahat!" seru pria yang berstatuskan suami sah Celine, sembari mengetuk pintu kamar tersebut.

"Sebentar!" teriak Celine sambil merapikan ranjangnya.

"Cepatlah!" seru sang suami kembali, seolah tidak sabar untuk dibukakan pintu.

Selang beberapa saat, pintu kamar pun terbuka. Celine tersenyum manis menyambut sang suami yang menatap lapar padanya. Dia memeluk erat sang istri, seraya berkata,

"Kamu cantik sekali, Sayang. Aku sangat merindukanmu."

Sang istri pun membalas pelukan suaminya dengan erat dan berkata,

"Aku juga merindukanmu, Sayang."

"Celine, Sean. Apa kalian melihat Dave?!" seru seorang wanita paruh baya yang sedang berjalan menghampiri mereka.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

reviews

Soly fadel
Soly fadel
متابعة ان شاء الله
2026-06-01 13:37:32
1
0
Soly fadel
Soly fadel
البداية جميلة
2026-06-01 13:37:21
1
0
72 Chapters
الفصل الثالث( جراح القلوب)
بينما عند بطلنا فكان لايزال يراجع الملف حتي تجاوزت الساعة الحاية عشر ولم ينهيه بعد ليتعجب كونه لم يجد خطئا واحدا حتى الان لينهيه ولكن عند منتصف الليل ليتنهد ويتجه الي غرفته ويفكر في مقابلة كل منهما ومكافئتهن على عملهم الجيد بل الممتازليستيقظ وبعد فترة يرتدي ثيابه ويضع عطره المفضل وينزل ليجد الصغيرة بانتظاره وصديقه حسام بجانبهاأحمد: صباح الخير وهو يقبل رأس والدتهناهد: صباح الخير يحبيبيليقبل طفلتة أحمد: صباح الخير يانونانور: صباح الخير يباباليقول احمد: حسام خد الملف ده خليه معاكحسام: ايه فيه حاجة غلط ولا ايهأحمد: لا مفيش وكل حاجة فيه مضبوطةناهد: فيه ايه ياولاد حد عمل حاجة ولا ايهليرد حسام سريعا: لا يأمي مفيش حاجة بس .....ليحكي لها ماحدثلتقول ناهد:النوعية اللي علي نياتها دي خلصت من زمان اللي مبتعرفش تزوق الكلام او تكذب دي معدنها كويساحمد: طيب يلا ياحسام عشان منتأخرشليتجهوا الي عملهم************************************لتصل الي عملها مع خالها ككل يوم ولكن رأسها يؤلمها فهي لم تنم مطلقافي المكتب تدخل لتجد صديقتها تجلس بانتظارهالتلاحظ وجهها الشاحبايمان: مالك ينجلاء شكلك تعب
Read more
الفصل الرابع( الشعلة)
شخص ما: كلامها صح ياصاحبي كلامها في وجع كبير سيبها في حالها مهياش حمل أذية خليها تربي عيالها وانت كلامها ده عشان يفوقكرأفت: معاك حق يلا نرجع شغلناليربت صديقه على كتفهبينما كان هناك من يستمع الي هذا الحوار يتري من هولتتجه كلا من ايمان ونجلاء الي مكتبهم فكان الصمت سيد الموقف لتتحدث ايمانايمان:على فكرة كدة أحسن انك خلصتي من الموضوع ده بدل ماكل يوم والتاني يكلمك فيهنجلاء: قدر الله وماشاء فعلنور: طنط انا جعانة اوي مش أكلت حاجةنجلاء: يروحي طيب تاكلي سندوتش جبنة لتومئ لها براسهافتخرج لها نجلاء مامعها من طعام وتضعه امامها وتساعدها بالأكل وهي تعمل ايضا فقد اعتادت علي ذلك مع أطفالهافتأكل نور سريعا كأنها لم تأكل منذ يومين فتعطيها ايمان طعامها ايضا وبعد مدة تجلس بجانب نجلاء لتجدها فجأة قامت لتستقر بأحضانها لتأخذها بأحضانها وتربت على ظهرها فتنام سريعا لتنظر ايمان الي صديقتها وطيبة قلبها التي تجعل الجميع يتعلق بها فتراها تحاول العمل ولكن لاتستطيع فتقول بصوت منخفضإيمان: مش هتعرفي تشتغلي كدة هروح انده باباها ييجي ياخدهالتومئ لها نجلاء ولا تتحدث حتي لاتوقظ الطفلةلتذهب ايمان فتقابل حسام ف
Read more
الفصل الخامس
بعد عودة الجميع إلى منازلهم نجد بطلتنا قد جلبت لأطفالها حلوي كل يوم وعند وصولها تجد طفلتاها يركضون اليها لتستغرب قليلا فليس من المعتاد ان لا تأتي طفلتها الثالثة لتدخل نجلاء: السلام عليكم ورحمة الله وبركاته امال نوران فين يماما لترد سما وملك: نوران تعبانة يماما نجلاء: ماما مالها نوران هي فين لتقاطعها والدتها: يا حبيبتي نوران كويسة متقلقيش هي بس حرارتها عالية انا اديت لها خافض للحرار وان شاء الله هتكون كويسة نجلاء طيب انا هقوم اشوفها الأول وبعدين اطلع اغير واتوضي عشان اصلي لتقبل الفتاتان وتذهب لرؤية طفلتها الثالثة لتقبلها ولكنها تجد حرارتها مرتفعة كثيرا والعرق يملأ وجهها لتنتفض سريعا وهي تصرخ نجلاء: ماما الحقيني يا ماما دي سخنة خالص وعرقانة ووشها أحمر لا انا هخدها اكشف عليها الأم: طيب اهدي بس انا هخلي بابا يشوف عربية وناخدها نروح نكشف عليها متقلقيش ان شاء الله خير لتري الطفلتان تقفان خائفتان لتذهب لهم تحتضنهم وهي تنادي نجلاء: حياة حياة: ايوة يا نوجا عاوزة حاجة نجلاء: معلش ياحياة خدي سما وملك معاكي فوق على ماجي حياة: خلاص سيبيهم وقومي صلي على مالعربية بابا يجيبها وييجي وك
Read more
الفصل السادس
الفصل السابعكانت تجلس بجوار اطفالها ولكنها شاردة فيما حدث فهي لاتنكر خوفها الشديد من اخ زوجها سعيد حتي في حياة زوجها فهو كان دوما يسبب لها المشاكل مع زوجها ومع الجميع فلم تدري لما يكرهها هكذا فهي لم تسئ له يوما ما ورغم كل هذا لاتستطيع ان تخرب بيت اخري وتأخذ منها زوجها لأي سبب فهي ليست هكذا ولن تكون ابدا وفوق كل هذا هي خائفة على بناتها فهي لاتستطيع ان تجلب لهم زوج أم وعند هذه الفكرة لم تحتمل حتي انها لم تستمع لرنين هاتفها الذي رن لأكثر من خمس مرات ولكنها انتبهت له فوجدت رقم صديقتها ورقم اخر لاتعرفه نجلاء:الو السلام عليكم ايمي خير يا أخرة صبري عملتي مصيبة ايه المرادي مع فطوم إيمان: بضحكة محبة لتلك الرفيقةوالله ما عملت حاجة دة انا كنت هقولك إني جالي عريس لتتغير نبرة صوتها وهي تقولوماما موافقةنجلاء:وانتِ ايه اللي مخوفك يا حبيبتيإيمان: يا نجلاء انا مش هقدر اتجوز واسيب ماما لوحدها انتي عارفة انها تعبانة وغير كدة كمان هي ملهاش حد غيري بعد موت بابا الله يرحمه وانا مش عارفة العريس ده نظامه ايهنجلاء:طيب اهدي بس وبعدين انتِ خايفة من ايه هو لسة حاجة حصلت يعني ممكن ميحصلش نصيب انتِ سيبيه
Read more
الفصل السابع
بين عمضة عين وضحاها تعلقت بها صغيرته ما عساه يصنع كان يجلس الجميع علي مائدة العشاءلتقول السيدة ناهد: انا فعلا بقي عندي فضول اشوف نجلاء دي اللي مفعولها زي السحر على نور حقيقي غريبحسام: بصي يا ماما يوم الخطوبة ممكن تشوفيها لينتبه لهم احمدايوة مهي بتكون صاحبة إيمان وأكيد هتكون موجودة وممكن تشوفيهاليرد أحمد سريعا: بس هي مش ساكنة في المنصورةليدرك ماقالناهد: بمكر وانت عرفت ازاي انها مش ساكنة هناأحمد: اااحم خالها موجود معانا في الشركة وهو قالي انه مش ساكن هنا فأكيد هي كمان مش ساكنة هناناهد: اااه قولت لي خالهاحسام: الميعاد يوم الخميس بقي يا ماماأحمد: يا ابن قرفتنا عرفنا خلاص حسام: قرفتك بقيت بيئة اوي يا حمادةليدفشه أحمد: غور جتك داهية ليدخل مكتبه ويتركهم جالسون في الخارجحسام: إهئ إهئ شوفتي ابنك يا ناهد يا اختي بعد مخد غرضه رماني انا واللي في بطنيناهد: وهي تنفجر ضحكا على مشاغبتهم المحببة لقلبها يخرب عقلك يا حسامليعود له أحمد سريعا وهو يسبه ويركض خلفهانت بتقول ايه يا حيوان خد تعالي هنا انا مش هخليك نافع وهشلفط لك وشكلتنزل نور بعد ما استيقظتنور: باباليذهب لها وهو يقولأحمد:
Read more
الفصل الثامن
في هذا المنزل الذي يضج بشتى أنواع الخيانة، ولذة المحرمات، يضع الهاتف علي أذنه والغضب يكاد يفتك به، اضيقت عيناه بوميض الغضب المشوب بالانتقام، والشرار يكاد يتطاير من عينيه كاللهيب عند الجرحاوي كان يتحدث في الهاتف بعصبية وهو يقول: ازاي البوليس عرف بميعاد العملية دي ده انا هربت بالعافية والله العظيم لو عرفت اللي سرب المعلومات دي ما انا عاتقه.......:انت اللي غلطان يا محمود عرفتإان فيه خاين عندك تدور عليه وتجيبه مش تعمل عملية زي دي وكمان تطلعها بنفسك انت اتجننت باين عليك وكان لازم حاجة تفوقكأماء برأسه بتأييد محمود: اسف يا باشا غلطة مش هتتكرر......:غلطاتك كترت وانا مش هستحمل كتيرمحمود: خلاص يا باشا انا هتصرف سلامكانت نيهال تستمع إلي الحديث من البداية، تفكر من مصلحته الإيقاع بمحمود، التفكير يكاد يفتك برأسها، فإذا هوى ستسقط هي ورائه في هاوية الانتقامنيهال: محمود انت شاكك في حد معين ولا ايهنظر نحوها وهو يتنهد بغضب ويضع يديه على المكتب أمامهمحمود: معرفش دماغي واقفة مش عارف افكر مين ممكن يكون له مصلحة في كدةرمت كلمات قليلة جعلت الشك يغرس داخل عقله ليصبح وجهه كقطعة الجمر المشعلةنيهال:
Read more
الفصل التاسع
في الشركة عندما عادت لمكتبها كانت شاردة فهي لاتريد مشاكل مع أحد يكفيها ماهي فيه ولا تريد مايأثر علي صغارها لتلاحظ إيمان ان صديقتها عادت ولكنها متغيرة كثيرا عندما ذهبتإيمان: مالك ينجلاء انتي جاية متغيرة ليه هو رأفت اتعرض لك تاني المرادي بقي انا اللي ههزقه وهالتقاطعها نجلاء سريعا: لأ مش رأفت انا حتي مشفتهوش من اخر مرة كلمته فيها وقولت له يبعد عني إيمان: امال مالك انتي كنتي كويسة وانتي رايحة تودي الملف ايه اللي حصل خلاكي جاية متغيرة كدةنجلاء :وهي تنظر لها بنظرات قلقة وتحكي لها ماحدث بالتفصيللتستغرب إيمان كثيرا فمن يكون هذا الشخص ولما توعد لصديقتها هكذا فصديقتها محقة فهي لو كانت مكانها لفعلت المثل فكيف له ان يلمسها هكذا لتقلق على صديقتها ولكنها تطمئن قليلا لعلمها بأن مديرهم قد دافع عنهانجلاء: لتلاحظ بعض الملفات الموضوعة على مكتبهاملفات ايه دي يإيميإيمان: دي جاية من قسم الحسابات وقالوا هتتدخل الأرشيفنجلاء باستغراب: ارشيف ايه يإيمان انتي لتصمت وهي تقرر اخذ الملفات لمراجعتها اولا فيوجد امر مريب يحدث هي لديها شك في هذالتقول: إيمان الملفات دي انا هاخدها معايا عشان ارجعها الأول ولو ح
Read more
الفصل العاشر
كانو يجلسن معا وأحاديث الفتيات المعتادة تدور بينهنحياة: مبروك يإيمي ربنا يكملك على خيرفلم ترد، تعجبت من حالتها لتربت على يدها بقلقحياة: مالك يا إيمانرفعت رأسها نحوهم بنبرة مرحةنجلاء: سيبك منها يا حياة دي هبلة عمالة اطمنها من الصبح ومفيش فايدة فيها قولت لها لو العريس وحش انا وحياة هنطفشهولك مش مصدقةلتشهق بصدمة، حياة: هاررر اسوح هي مش موافقةنجلاء: بتقول صلت استخارة ومرتاحة نعملها ايهحياة: إيمان حبيبتي اسمعيني يمكن تفتكريني هبلة لأني بهزر على طول بس متقرريش وتحكمي من غير متشوفي الشخص اللي جاي دة يمكن ربنا يكون اذنإيمان: عارفة بس انا مش عاوز اسيب ماما لوحدها انتي عارفة انها تعبانةحياة: بس عدي النهاردة على خير وبعدين ربنا يسهلنجلاء: ايه ده ارسطو بيتكلمسما: مين اسرطو ده يماماليضحك الجميع علي قلبها للاسم ونطقها لهليرن جرس الباب في هذا الوقت فقد وصل العريسليفتح لهم الأب فتحي وكانت الحاجة فاطمة والأم نجلاء يقفون بجانبه يستقبلونهمالأب فتحي:اهلا وسهلا اتفضلو ا ليسلم احمد وحسام عليه ليدخلو للمنزل فتقول السيدة ناهد: اهلا وسهلا فرصة سعيدة يجماعةليتحدث احمد: عمي بالنيابة عن حسام
Read more
الفصل الحادي عشر
وقف الجميع في حالة من الذهول، الجميع مان على من رؤوسهم الطير، الصغار ملتفون حوله، تعلّق الصغار بأحمد كأنهم وجدوا ضالتهم فيه، طوّقوا عنقه بأيدٍ صغيرة وهم يهتفون: "بابا". عمّ المكان صمتٌ مذهول، ووقفت أختها جامدة كمن جثم الطير على رأسها فلا تجرؤ على الحراك.قالت الأم محاولة تدارك الموقف:- "حبايب تيتا، عيب كده. ده عمو أحمد، أخو عريس طنط إيمان."لكن نوران هزّت رأسها بإصرار طفولي:- "لأ يا تيتا، ده بابا. إنتي بتكذبي عليّ! نور قالت إنه بابا."قالت فاطمة بحزمٍ رقيق:- "عيب يا نوران كده."فازداد تمسك الطفلة به وهي تكرر:- "لأ... بابا."كانت السيدة ناهد تراقب المشهد، قلبها يخفق بين فرحٍ لما ترى، وحزنٍ على حال هذه الفتاة التي تحاصرها الأقدار. أما الأب فتحي فجلس يراقب بصمت، لم ينطق بكلمة، يزن الأمور في صدره، حزين لحال صغيرته وما وصل آليه حاله وهي في ريعان شبابها،والأغرب من كل ذلك كان ردّ فعل أحمد. لم ينفر، لم يتراجع، بل فتح ذراعيه واحتضنهم بحنانٍ غريب. أشفق عليهم، وشعر للحظة أنهم أبناؤه، لكن الكلمات خانته فلم يجد ما يقول. ليلتزم الصمت وهو يبادل الصغار مشاعرهم الصادقةأما بطلتنا، فكادت تنهار
Read more
الفصل الثاني عشر
في اليوم التالي فهذا اليوم يحمل الكثير من المفاجئات التي ستغير حياة الجميع فقد استعد الجميع للذهاب للسيدة فاطمة فاليوم ستتم الخطبة ويتم كتب الكتاب وعند وصولهم يصعدون جميعا للاعلي ويستأذن الاب للذهاب لمشوار هام ويخبرهن انه سيأتي قبل مجئ حسامفيرحل لوجهتهاما عند مروان فكان جالسا بانتظار وصول أحمد وماهي سوي دقائق وقد وصلأحمد: ازيك يمروان خير انت من وقت مكلمتني امبارح وانا منمتشمروان: خير بس لازم تسمع كل اللي هقوله للاخر بس قبل اي حاجة انت عاوز ايه من نجلاء ياصاحبي بس جاوبني بصراحة لأن بناءا عليه هقولك كل حاجة تخصها أحمد باستغراب من طريقة ذكره لاسمها هكذا من دون القاب ليقول:هتصدقني لو قولت لك اني معجب بيها بس في نفس الوقت خايف من تكرار التجربة اللي مريت بيها وانت عارفها كويس انا مبقاش عندي ثقة في أي ست غير أمي ده غير ان نور اتعلقت بيها وحبيتها ويعتبر خفت ده غير حنيتها عليها بالرغم ان عندها ولاد فهمني يمروان?مروان :فهمك ياصاحبيبس اطمن نجلاء غير نيهال الفرق بينهم زي الفرق بين السما والأرض والكلام اللي هقولهولك هيثبت لك ده بس قبل كل حاجة لازم تعرف انا .....ابقي خطيب حياةأحمد: نعع
Read more
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status