Gunawan tidak sadarkan diri di ruang UGD, Rafi pun panik dan berusaha memberikan yang terbaik sebagai dokter kepada pasiennya. Walau sempat ikut mengantar Arya menghajar Gunawan. Setelah selesai menangani Gunawan, Rafi pun menghubungi Nesya. “Halo, Nes,” sapa Rafi. “Ya, Kak,” jawab Nesya. “Gunawan masuk rumah sakit. Dia dihajar kak Arya, tadi sempat kritis tapi kondisinya saat ini sudah stabil, tinggal menunggu keluarganya datang,” jelas Rafi membuat Nesya syok tidak percaya jika sang kakak benar-benar menghajar pria kejam tersebut. “Nes, kamu masih dengar kakak, kan?” tanya Rafi karena tidak ada respon dari Nesya. “I-iya, Kak. Beneran Gunawan kritis? Gak bakal mati kan? Kalau mati bisa dipenjara, aku cuma mau dia tanggung jawab itu aja.” Rafi tersenyum dibalik sambungan ponselnya.“Nggak ada seorang kakak yang tinggal diam lihat adiknya terluka, Nes. Kamu gak perlu khawatir, Gunawan gak mati, cuma babak belur. Selebihnya nanti kak Arya yang ngurus semuanya.” “Iya, Kak. Terima
Baca selengkapnya