Nesya sudah sedikit membaik dimata Bintang dan Bulan, walau sebenarnya Nesya begitu trauma dengan apa yang sudah ia alami. Nesya juga tidak menceritakan jika dirinya dinodai Gunawan. Ia pura-pura sudah tidak apa-apa. Karena Nesya juga tidak ingin merepotkan mereka berdua terlalu lama. “Ya udah, kalau kamu udah baikkan,kami pulang ya. Oh iya, dapat salam dari abah dan emak, katanya kamu cepat sembuh, biar anak bujang ya ini bisa bantu jualan lagi!” ucap Bintang diiringi canda, Nesya tertawa kecil mengingat orang tua Bintang dan Bulan yang suka bercanda. “Iya, Nesya minta maaf udah ngerepotin anak abah.” Nesya tersenyum kearah keduanya. “Nggak apa-apa, santai aja. kayak sama siapa aja, kita udah kenal lama, Kak” Bulan sekilas mengusap lengan Nesya. “Ya udah, kami pulang. Kalau butuh sesuatu, hubungi aku atau Bulan ya, oh iya nanti aku kirim makanan kesukaan kamu,” ucap Bintang. “Iya,” jawab Nesya singkat. Bulan dan bintang akhirnya pulang dan Nesya sendirian di apartemen.
Baca selengkapnya