Bella dengan cepat menahan pundak suaminya, sebelum kaki Juna menapak. Sementara Rey dan Citra Dewi langsung pasang badan di depan ranjang, mencegat pergerakan pria itu. "Jangan gila, Juna! Duduk kembali!" seru Bella panik. "Tuan Juna, tolong pakai otak Anda. Kaki Anda belum siap untuk dipakai bertarung," potong Rey dengan tegas, tatapannya mengunci Juna agar tidak berbuat bodoh. Citra Dewi ikut menimpali sambil memegang lengan putranya. "Tenang dulu, Nak. Kita butuh rencana yang matang. Kalau bertindak nekat sekarang, Sadewa dan Wisnu justru yang akan tertawa di atas kemenangan mereka." Citra Dewi ikut memegang erat lengan putranya yang masih tegang. "Tenang dulu, Nak. Kita butuh rencana yang matang. Kalau bertindak nekat sekarang, Sadewa dan Wisnu justru yang akan tertawa di atas kemenangan mereka." "Tapi ini sudah keterlaluan! The Raden dikuasai mereka, kita tidak bisa diam saja!" bentak Juna keras kepala. Dengan sisa tenaganya, ia kembali berontak, berusaha menepis doron
Baca selengkapnya