"Lala, Sayang. Sebaiknya kita keluar dulu ya, kasih waktu Tante Tia untuk ngobrol sama temannya dulu," ucap Amara membujuk Lala."Tapi om dan Tante ini gak akan bawa pergi mama kan?" tanya Lala khawatir."Enggak, Tante Tia akan tinggal di sini bersama kita."Lala akhirnya setuju untuk keluar kamar, memberikan waktu Tia berbincang dengan sahabatnya. Sementara Hesti dan Marco masih menatap Tia dengan penuh tanda tanya karena gadis kecil itu memanggil Tia sebagai mama."Jangan menatapku seperti itu," ucap Tia sambil tersenyum kikuk."Tadi itu anak siapa, kenapa panggil kamu mama?" tanya Hesti."Lala adalah anak pak Riza, setelah lahir ke dunia dia langsung di tinggal ibunya. Saat aku kabur dari hotel, aku nabrak mobil pak Riza lalu di bawa ke rumah ini, hari itu adalah hari ulang tahun Lala. Dia mengira aku adalah mama yang jatuh dari langit seperti di dongeng, kado dari Tuhan di hari ulang tahunnya."Penjelasan Tia membuat Hesti dan Marco tertawa kecil, lalu Tia menjelaskan jika Amara m
Baca selengkapnya