Pak Hendri—salah satu sopir ambulans di rumah sakit ini—sudah datang setelah menerima panggilan dari Fahmi. “Pak, saya mau minta tolong antar Nabila dan Mama pulang ke rumah, pakai mobil saya aja,” ucap Fahmi lalu ia memberikan kunci mobilnya pada Pak Hendri. Pria paruh baya yang telah mengabdikan dirinya lebih dari 10 tahun di rumah sakit ini—menerima kunci tersebut. “Baik, Dok, laksanakan…” balasnya sopan, namun terdengar ramah. Fahmi tersenyum hampir tertawa saat mendengar balasan Pak Hendri. “Terima kasih, ya, Pak,” ucapnya. “Sama-sama, Dok,” balas Pak Hendri, tangannya tergerak untuk mengambil tas bawaan yang dipegang oleh Fahmi, namun dengan sopan ditolak oleh dokter obgyn itu. Ketiganya dan Pak Hendri berjalan menuju di mana mobil Fahmi diparkirkan. Setiba di sana, Pak Hendri langsung menyalakan mobil. Nabila dan Fahmi saling memberi senyum sebelum berpisah. Besok sudah akhir pekan, rencana Fahmi untuk ikut pertandin
Mehr lesen