Jerry melanjutkan ucapannya, "Aku hanya tidak ingin kau berurusan atau bertatap muka lagi dengannya. Biar aku yang menyelesaikan bajingan itu."Tanpa menunggu balasan Ruenna, Jerry langsung menyusupkan lengannya ke bawah lutut dan punggung wanita itu, menggendongnya dengan mudah menuju kamar. "Kakimu terluka, kau belum boleh berjalan," ucap Jerry saat Ruenna menatapnya terkejut.Pria itu membawa Ruenna masuk ke dalam kamar mandi. Dengan hati-hati, ia mendudukkan Ruenna di atas meja wastafel yang luas. Jerry mengambil sikat gigi, mengoleskan pasta gigi di atasnya, lalu menyerahkannya ke tangan Ruenna."Maaf merepotkanmu. Lain kali aku akan lebih hati-hati," ucap Ruenna pelan, merasa bersalah atas kekacauan yang ia buat di dapur. Bekas jejak darahnya belum ia bersihkan. "Ya, kau memang harus hati-hati agar tidak terluka lagi," sahut Jerry. Pria itu membantu memegang gelas dan menampung air untuk membantu Ruenna berkumur.Setelah selesai membersihkan diri, Jerry kembali mengangkat tub
Baca selengkapnya