Langit sudah berubah gelap saat mereka masih di perjalanan, angin kencang berhembus di luar sana. Siapa yang menyangka, kedatangan mereka ke rumah sang Nenek justru mengingatkan pada peristiwa lama.Noah tersenyum, dia menggenggam tangan istrinya yang tengah tertidur. Kali ini dia duduk di belakang bersama istrinya. " Gadis cerewet, aku akan membuatmu kembali seperti dulu. " gumamnya.Sang istri tertidur dengan tenang, dengkuran halus terdengar. Noah melirik ke arah Mack yang mengemudi, adiknya duduk di samping pria itu dan sudah terlelap.Dia jadi teringat, dulu walaupun Evelyn bergantung padanya. Tapi adiknya itu suka sekali merepotkan Mack, dan mungkin jika mereka bersama akan merepotkan pria itu selamanya." Mack, belikan aku makanan ringan. "" Mack, ambilkan bajuku di mobil. "" Mack, kau lamban sekali! "Kalimat perintah yang biasa dilontarkan kini berubah menjadi sapaan sayang penuh cinta.Tiba di kediaman, Noah segera turun dengan menggendong tubuh istrinya. Sebelum menjauh d
Baca selengkapnya