"Ve, sumpah ya, gaun ini beneran gak terlalu terbuka, kan? Aku ngerasa kayak mau jalan di catwalk daripada ke acara reuni kampus!" Bianca terus menarik-narik bagian bawah gaun backless berwarna emerald miliknya saat mereka baru saja turun dari mobil Velove di depan gedung ballroom hotel mewah tempat reuni akbar diadakan. Velove tertawa renyah, merapikan rambut Bianca yang tergerai indah. "Bianca, kamu itu cantik banget! Stop narik-narik gaunmu, nanti malah melar. Lagian, malam ini kamu harus tampil stunning. Biar mantan kamu itu, si Evan, nyesel tujuh turunan karena udah nyia-nyiain desainer berbakat kayak kamu! Dia katain lo kolot, sekarang dia akan sadar kalau dia yang buta!" Bianca mendengus, merangkul lengan sahabatnya itu. "Bukan cuma Evan, Ve. Aku cuma pengen nunjukin kalau aku baik-baik saja dan malah makin berkembang. Tapi jujur, aku deg-degan. Kamu tahu kan, aku kalau gugup malah suka keceplosan n
Read more