"Aduh, Ve! Lo lihat jam dinding gak sih? Itu jarum pendeknya udah mau ke angka delapan, ya ampun! Bisa telat gue kalau terus-terusan lo sidang kayak gini!" pekik Bianca heboh, matanya bergerak panik, mendramatisir suasana agar lolos dari interogasi Velove. Dengan gerakan cepat, Bianca langsung menyendok sisa spageti di piringnya dengan satu suapan besar, sampai pipinya menggembung sebelah mirip hamster yang sedang menimbun kuaci.Velove yang masih duduk dengan tangan bersilang di dada mendengus kesal, menatap Bianca dengan tatapan tajam yang tidak teralihkan sama sekali."Halah! Alasan klasik lo, Bi! Gak usah sok-sokan panik pengen berangkat kerja deh. Lo itu sengaja kan, mau cari celah buat kabur dari interogasi gue? Itu namanya mengalihkan isu, Bi!""Uhuk.. Uhuk.. Gak ada ya... Nyam nyam... Gak ada isu apapun yang dialihkan, Velove sayang!" sahut Bianca setelah berhasil menelan spagetinya dengan susah payah..Ia segera meneguk air putih sampai kandas. "Gue ini karyawan jelata,
Read More