"Dengar, Arlon, balas dendam itu boleh, tapi jangan sampai itu bikin kamu buta, kita main cantik, kita bikin mereka malu di depan seluruh rakyat, tanpa kita harus mengotori tangan dengan darah mereka secara langsung, setidak nya untuk saat ini," ucap Elena dengan seringai kecil yang terlihat licik."Wah, kamu benar-benar istri yang berbahaya ya, kadang aku ngeri sendiri kalau bayangin kamu jadi musuhku," canda Arlon sambil mencolek hidung Elena."Makanya, bayarannya jangan lupa, Aku tudak kerja gratisan," jawab Elena sambil menepis tangan Arlon dengan wajah yang kembali datar, meski sebenarnya ada rasa hangat yang menjalar di dadanya.Arlon kembali tertawa, lalu dia mencoba bangkit berdiri, tubuhnya sedikit oleng, tapi dia menolak bantuan Elena kali ini."Aku mau mandi, bau darah palsu ini beneran bikin mual, benar kata Arkan tadi," ucap Arlon sambil berjalan menuju area belakang paviliun.Setelah Arlon sudah masuk kedalam kamar mandi sederhana mereka, kemudian Elena berjalan menuju m
Terakhir Diperbarui : 2026-05-12 Baca selengkapnya