“Aku rasa setelah ini, sebaiknya kita tidak perlu bertemu lagi.”Sebastian yang baru saja duduk di kursi depan meja kerja Isabella langsung terdiam. Kalimat itu keluar terlalu tenang dari bibir Isabella, tanpa jeda, tanpa keraguan, seolah ia sudah memikirkannya sepanjang malam dan hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengucapkannya.Isabella berdiri di balik meja kerjanya dengan map biru di tangan. Wajahnya tidak menunjukkan kemarahan, tetapi justru ketenangan itulah yang membuat ruangan kecil itu terasa lebih dingin dari biasanya. Di luar kaca buram ruangannya, aktivitas kantor Bellini Group berjalan seperti biasa, tidak tahu bahwa di dalam ruangan ini ada sesuatu yang sedang diputuskan dengan sangat rapi.“Sekali lagi aku minta maaf,” kata Sebastian akhirnya, suaranya lebih rendah dari bia
Leer más