"Val, aku tidak tahu harus mulai dari mana."Isabella berbaring di sofa apartemennya dengan satu lengan menutupi matanya, ponsel di tangan kiri, dan sisa malam yang baru saja selesai masih berputar di kepalanya dengan kecepatan yang tidak mau mereda meski sudah hampir tengah malam.Valentina di ujung telepon tidak langsung menjawab. Terdengar suara ia menggeser sesuatu, mungkin bantal, mungkin selimut, sebelum akhirnya berkata, "Mulai dari mana saja. Aku tidak kemana-mana.""Camilla datang dan mencoba mempermalukanku di depan semua tamu.""Apa?" Nada Valentina naik."Dan Marco membelaku. Tuan Alejandro juga." Isabella melanjutkan sebelum Valentina sempat bereaksi lebih jauh. "Lalu Sebastian mencoba bicara denganku dan menahan
Leer más