"Pak Alejandro, saya mau memohon satu hal."Maria Romano berdiri di ruang tamu rumah keluarga Castellano dengan wajah tegang. Di sebelahnya, Isabella duduk diam dan membiarkan ibunya berbicara sendiri. Tidak jauh dari mereka, Alejandro berdiri dengan Victor yang tetap berada di sudut ruangan."Ada keperluan apa, Maria?" tanya Alejandro. Nada suaranya jauh lebih tenang dibanding beberapa menit sebelumnya."Saya tahu Isabella adalah putri kandung Tuan." Maria memulai, suaranya stabil meski matanya masih sedikit merah. "Saya tidak akan pernah menyangkal itu. Saya tidak berhak." Ia berhenti sebentar, mengumpulkan sesuatu sebelum melanjutkan. "Tapi saya dan Antonio sudah merawat Isabella selama dua puluh satu tahun. Dia adalah anak kami, Pak. Bukan secara darah. Tapi dengan segala cara lain yang kami tahu.""Saya tahu itu." Alejandro menjawab pelan."Kami tidak meminta apa pun yang bukan hak kami." Maria melanjutkan, dan ada sesuatu di caranya berbicara yang sangat berbeda dari cara ia bia
Baca selengkapnya