"Kamu tidak perlu ke rumah sakit, fokus saja dengan ujianmu."Maya membaca pesan singkat dari kakaknya ketika dia menyanyakan keadaan ibunya, dia menghela nafas pelan sambil menyandarkan tubuhnya ke halte bus."Apa kakak di rumah sakit bersama tuan Adrian?"Kedua bahu Maya melemah, dia menatap jalanan di depannya yang cukup ramai. Terhitung sudah satu minggu dia tak datang ke rumah sakit untuk menjenguk ibunya selama dia ujian, dia rindu dan khawatir dengan kondisi ibunya.Pikiran Maya berkecamuk antara ingin ke rumah sakit atau tidak, namun jika kakaknya di rumah sakit bersama Tuan Adrian, bukankah seharusnya sang ibu curiga?Maya menegakkan tubuhnya, dia menghidupkan kembali ponselnya lalu mencari nomor seseroang. Setelah menemukannya, dia lekas menempelkan ponsel itu ke telinganya."Halo kak, sibuk nggak? Bisa ketemu?""Oke, kalau gitu May berangkat sekarang."Tut.Maya menutup panggilannya, dia lekas memesan ojek untuk pergi ke sebuah restoran. Menunggu selama beberapa menit, seor
Terakhir Diperbarui : 2026-05-18 Baca selengkapnya