"Aku bosan," keluh Nozela.Nozela melirik ke arah sofa, di sana mama dan papanya tengah sibuk bekerja. "Huft."Terdengar hembusan nafas dari mulut Nozela, dia menatap ke atas melihat plafon rumah sakit. Hari sudah sore, namun waktu terasa sangat lama.,Ceklek.Tatapan Nozela beralih ke arah pintu, dia membelakan matanya melihat kakak dari sahabatnya masuk ke ruang rawatnya."Selamat sore," sapa Meysa.Andito dan Tiara menoleh lalu tersenyum melihat wanita asing yang tiba-tiba masuk, mereka semakin terkejut ketika melihat William berjalan di belakang wanita itu."Sore juga," ucap Tiara sambil berediri dari duduknya."Om Tan, kenalin ini kak Meysa. Dia kakak Maya, sahabat Ojel," ucap William memperkenalkan Meysa.Meysa tersenyum, dia mengulurkan tangannya menyalami kedua orang tua Nozela."Saya Meysa om tante.""Hai Meysa, saya mamanya Nozela.""Saya Andito, papanya Nozela.""Salam kenal Om Tante, saya kakak dari sahabatnya Nozela."Meysa menatap Nozela yang kini sedang berbaring di ra
Terakhir Diperbarui : 2026-06-03 Baca selengkapnya