Keheningan kembali menyelimuti langkah mereka. Angin malam berembus pelan, membawa aroma pinus dan salju yang memenuhi udara Utara. Cahaya bulan yang menggantung tinggi di langit memantulkan warna keperakan di atas jalan batu yang mereka lalui, sementara suara pesta kini hanya terdengar samar dari kejauhan.Laticia menundukkan pandangannya. Entah mengapa, setelah mendengar penolakan Lereg yang begitu tegas kepada Lady Eleanor, hatinya justru terasa semakin berat.Selama bertahun-tahun, ia hanya mengenal hubungan yang dipenuhi tuntutan, pengorbanan, dan kekecewaan. Karena itu, setiap kali Lereg memperlakukannya dengan begitu tulus, selalu ada bagian kecil dalam dirinya yang bertanya apakah ia benar-benar pantas menerima semua itu.Ia menghela napas pelan lalu kembali menatap Lereg."Lereg..."Grand Duke Rudwick itu menoleh tanpa menghentikan langkahnya."Ada apa?"Laticia tersenyum tipis, tetapi senyum itu tidak sampai ke matanya."Aku rasa..." Ia berhenti sejenak, seolah sedang memili
Read More