Navya terus mengikuti langkah Jenson yang berjalan di depannya, pria itu menghentikan langkahnya di bawah tangga menuju rooftop sekolah. Navya menatapnya bingung dan bertanya, "Ada apa?" "Kamu butuh pekerjaan, kan?" tanya Jenson yang berhasil membuat Navya terdiam sesaat. Navya menganggukkan kepalanya, ia bingung dari mana pria ini tahu bahwa ia sedang mencari pekerjaan, ia menatap curiga Jenson lalu bertanya, "Kamu tahu dari mana?" Alih-alih menjawab pertanyaan, Jenson lebih memilih menawarkan sesuatu yang membuat Navya terkejut. "Kalau iya bekerjalah di bar pribadi milikku, kamu jadi pembuat minumannya di sana." "Tapi aku tidak bisa," jawab Navya menolak tawaran Jenson, ia hanya takut jika dipermalukan nanti akibat melakukan pekerjaan yang belum pernah ia lakukan selama ini. Jenson mengusap pelan bahu Navya, mencoba meyakinkan Navya bahwa ia pasti bisa melakukannya. "Kamu tenang aja, nanti belajar sama Veer dia yang akan ajari kamu." Akhirnya Navya pasrah, ia lebih m
อ่านเพิ่มเติม