Catriona mengerang sakit ketika Dominic sudah berhasil melesak sempurna ke dalam inti tubuhnya. Jari-jari Catriona mencengkram kuat lengan Dominic, dan keningnya menunduk lemas di atas pundak kokoh milik suaminya itu.Ini adalah pengalaman barunya dengan gaya seperti ini. Ia merasakan sensasi yang berbeda, sangat aneh. Ia merasa miliknya begitu penuh sesak dan sedikit nyeri."Now, it's your turn to lead, Honey!" bisik Dominic tepat di telinga Catriona.Hangatnya napas Dominic terasa menenangkan. Keduanya belum bergerak sama sekali, masih saling terdiam dalam kehangatan yang tercipta di bawah sana."Perih ..." lirih Catriona merasakan miliknya tergores di bawah sana. Entah sudah keberapa kali mereka melakukan penyatuan. Namun, Catriona tetap merasakan sensasi nyeri ketika milik Dominic menerobosnya."Relaks, Honey! Calm down. Kamu akan merasa sakit jika tegang seperti ini." ucap Dominic. Kedua tangan Dominic meraih pundak Catriona dan memundurkan tubuhnya pelan."Tatap aku Honey!" tita
Read more