Rosalynd tak berkutik. Namun, ia juga tak bisa menarik tangannya yang dicengkeram kuat oleh Kenneth. Jarak diantara wajah mereka begitu dekat, sehingga Rosalynd dapat menghirup aroma maskulin dari tubuh sang Tiran. "Kenapa tak bersuara, Ular Kecil? Kemana keberanian mu setelah menyombongkan diri tadi?" bisik Kenneth. Sepasang netranya menatap Rosalynd dalam, tanpa kehangatan sedikit pun. Meskipun jantungnya berdetak kencang, Rosalynd tetap mengulas senyum. "Saya hanya sedang berpikir, Yang Mulia. Apakah Permaisuri Agung tidak akan tersinggung jika saya menuruti perintah Anda?" Cassandra yang merasa terhina oleh sikap Rosalynd langsung marah saat itu juga. "Kau tau, tapi kau tetap saja lancang, Rosalynd!" sahut Cassandra dari samping dengan suaranya yang bergetar menahan amarah. Netranya tetap menatap Kenneth dengan tatapan terluka. "Yang Mulia, lihatlah bagimana tingkah laku Selir pilihan Ibu Suri bersikap di depan Anda! Dia sengaja mempermalukan saya!" ujar Cassandra dengan
Terakhir Diperbarui : 2026-06-07 Baca selengkapnya