"Suami? Dewa bahkan nggak peduli padaku, Mas! Dia mengabaikan aku!"Naya menjawab dengan suara bergetar, meski Rekha terus bersikap dingin, entah kenapa dia malah ingin mendapatkan perhatian pria itu, Naya hanya ingin mendapatkan tatapan hangat dari Rekha, tapi, Rekha malah menjawab.... "Kalau begitu urus suamimu yang nggak berguna itu, perbaiki pernikahanmu, dan berhenti mengemis perhatian dariku."Dan lebih kejamnya lagi, tanpa menunggu balasan, Rekha membalikkan badan. Tubuh jangkung nan atletisnya berjalan menjauh tanpa menoleh lagi, meninggalkan Naya yang mematung dengan hati hancur lebur berserakan di atas lantai marmer."Mas, kenapa? Kenapa tiba-tiba berubah? aku salah apa?"Dengan langkah terseok-seok, Naya pun pergi ke kamarnya, tapi sayang, belum genap Naya menyeka air matanya yang jatuh menahan penghinaan, ponsel di saku gaunnya bergetar hebat. Nama Siska, sahabat dekatnya, berkedip di layar. "Halo, Sis?" sapa Naya dengan suara parau. Naya mengenal Siska sejak kuliah, m
Última actualización : 2026-07-25 Leer más