Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Copeeet! Tanpa ada komando apapun sponta Haziq berlari mengejar pria gpndrong yang ditunjuk sang ibu,, aku juga ikut berlari menyusul di belakangnya. Tapi kenapa mereka sudah tidak telihat? Cepat sekali menghilang, apa karna aku larinya lamban makanya ketinggalan jauh. Wajar saja lariku lamban, aku membawa sebuah tas besar yang lumayan berat.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as aba aba lari
Read
+Library
Ajari Aku Salat

Ajari Aku Salat

Dia tidak percaya dua opsi itu begitu sulit. “Cepat! Sebelum Abi berubah pikiran jadi dibuang ke pulau Papua sana biar di makan gorila sekalian.” Gertak Zafiq. ***MEYYIS*** “Abi jangan! Maafin Diva. Janji nggak akan lagi balapan.” Diva nyengir dan mengangkat dua jarinya.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as aba aba lari
Read
+Library
DIPAKSA JADI TKW

DIPAKSA JADI TKW

Kami bercanda ria sepanjang perjalanan. "Ya antuum isma'i hada! Maragat urgobat begeratna, akhair min maragat urgobat begeratkum." kata Baba memulai permainan. Kami semua berusaha menirukan kata kata Baba yang diucapkan dengan sangat cepat agar lidah kami terpeleset. Baba mengetes kami satu-satu kecuali si Bebi adik duo bocil, ada yang mengucapkan nya dengan benar dan cepat, ada pula yang terpeleset lidahnya membuat kami tertawa.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as aba aba lari
Read
+Library
Langit Pelangi

Langit Pelangi

Ucapnya seraya menepuk bahu pelangi Pelangi menggelengkan kepala nya "Haaaaaa arab muka gw mau ditaroh dimana aish" rengek nya. Arabelle semakin bingung, ini pelangi beneran kesambet setan atau gimana? Fikirnya. Arabelle memukul punggung pelangi sedikit keras "lo kenapasih? Ada masalah apa? Ayo cerita dong.Kenapa malah nanya muka mau di taroh dimana, kalau mau lo bisa taroh dibokong lo noh.Dijamin bakalan terlihat cantik kalau muka lo ditaroh dipantat"
82.6K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as aba aba lari
Read
+Library
LARA

LARA

Tangisnya pecah hingga air matanya membasahi baju Ayahnya. Ayah Sarah berusaha menenangkan Sarah yang terus menangis. Ia mengusap air mata yang jatuh dan mengalir deras di pipi Sarah. Satu tahun berlalu semenjak kepergian lbunya. Sarah meminta kepada Ayahnya seorang lbu. "Yah, Sarah pengen punya lbu," ucap Sarah polos. "Sarah mau Ibu baru?" tanya Ayah Sarah sambil memandang wajah Sarah.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as aba aba lari
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Hari ini Mawar sedang berada di bandara, satu Minggu yang lalu kakinya sudah bisa berjalan dan sekarang keadaanya sudah lebih dari kata baik-baik saja. "Yakin tidak mau ikut?" Mawar mendongakan wajahnya agar bisa menatap Fabio. Fabio mengangguk. "Maaf, aku sungguh tidak bisa. Mungkin nanti akan menyusul setelah beberapa hari,"
105.9K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as aba aba lari
Read
+Library
Paku Emas di Kepala Istriku

Paku Emas di Kepala Istriku

𝑎𝑦𝑎? 𝐾𝑒𝑛𝑎𝑝𝑎?" "𝐷𝑖 𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑔𝑒𝑙𝑎𝑝 𝑑𝑒𝑘𝑎𝑡 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑖𝑚𝑝𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛, 𝑠𝑒𝑟𝑖𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑚𝑝𝑜𝑘𝑎𝑛, 𝑀𝑏𝑎𝑘. 𝐽𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑙𝑒𝑤𝑎𝑡 𝑠𝑖𝑡𝑢, 𝑑� ��ℎ."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as aba aba lari
Read
+Library
Utari

Utari

Dia melihat Utari yang sedang mengepel. "Maaf nyonya, tadi aku tergelincir.." ucap Utari beralasan. "Hhhhmm, apa kau mendengar ucapanku tadi di telepon?" tanya Bibi Rita agak panik. "Tidak nyonya..." jawab Utari. "Apa kau tidak bohong?" tanya Bibi Rita lagi. "Tidak nyonya.." jawab Utari meyakinkan. "Hhhhmmmm Pergilah sana !" titahnya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as aba aba lari
Read
+Library
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

Mawar bertanya dengan saliva yang ditelan pahit. "Sengaja kutinggalkan mobil di depan gang. Kalian ngapain?" Setelah berbahasa Indonesia menjawabi Mawar, Abizar mengulangi pertanyaannya untuk Layla. "Madha tafaeala—kalian ngapain?" Abizar berjalan mendekat, langkahnya mengentak.
1012.9K viewsOngoingAdded to Library 452 Times as aba aba lari
Read
+Library
LALI

LALI

Namun, matanya tetap tak menunjukkan tanda-tanda mengantuk meski hatinya terasa tenang. Hingga pagi buta ia mengeja huruf-huruf arab dengan sangat lincah. Matanya menari kesana kemari. Hampir sempurna. Tak ada kesalahan besar yang di lafalkan. Ia pasrahkan segala rasa pada sang Maha Agung. Di sudut hatinya mencoba ikhlas, namun logika seolah menolak keras.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as aba aba lari
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status