Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love Yes Stupid No - Cinta Kedua Issabella

Love Yes Stupid No - Cinta Kedua Issabella

Issabella adalah seorang ibu rumah tangga yg berusia 25 tahun. Ia cantik, tubuh nya tinngi dengan kulit yg putih seperti susu, rambut dan mata abu abu nya membuat ia tampak sangat seksi. Dia ingin menjadi Designer terkenal namun mimpinya ia urungkan demi menikah dengan kekasih hati nya yg bernama Giorgino Dawson di saat usia Issabella menginjak 20 tahun bertepatan dengan ia menyelesaikan kuliah nya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
MEMATAHKAN SUMPAH IBU

MEMATAHKAN SUMPAH IBU

Aku bahkan sering berdoa pada Tuhan agar Dia berkenan untuk mematikanku terlebih dulu sebelum mematikan Ibu, karena aku tak bisa membayangkan bagaimana nanti aku harus menjalani kehidupan jika tidak ada Ibu. Di sisi lain, aku juga kadang merasa tertekan tinggal bersama Ibu. Aku hanya seorang anak kecil yang baru menginjak usia tujuh tahun. Ironis memang. Semua sisi rapuh Ibu ia tunjukan di depanku, seorang anak perempuan yang bahkan akalnya belum sempurna terbentuk. Aku tumbuh dalam ketakutan di rumahku sendiri. Aku sering menonton di televisi katanya Ibu Peri akan datang untuk menolong anak-anak baik yang disiksa oleh ibu tirinya. Namun, kenapa Ibu Peri tidak
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Ibu Sang Pewaris

Ibu Sang Pewaris

pungkas Kemal berusaha meyakinkan wanita bermata bening itu. "Kau pun harus dengar. Kau, tidak tahu bagaimana perasaanku saat ibumu datang dan meminta aku mengikhlaskan putranya! Kau tidak tahu rasanya jadi aku." Jasmine terpancing. Wanita itu ingin semua ini selesai. Lagi-lagi Kemal dibuat terkejut dengan pengakuan Jasmine. Ibunya? Jadi Ibunya pun ikut berperan? "Ib-ibuku? Ibuku datang padamu? Kapan? Kenapa kau tidak pernah bilang?"
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

pamit Bude Yani. Ya, walaupun kata-katanya sering sepedas cabai. Bude Yani sebenarnya orang yang baik di balik perangai gaharnya. *** Hampir satu bulan kami berempat hidup tanpa Ibu. Dewa sering sekali bertanya, kapan Ibu pulang. Siang ini pun dia selalu mengekor waktu di rumah Bu Rena. Biasanya Dewa duduk tenang menggambar atau bermain di halaman belakang.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Ibu Sambung Untuk Anakku

Ibu Sambung Untuk Anakku

Galaksi kembali konyol. "Lebay banget sih lagian. Pusing Mama dengernya. Itu uang jajan kamu selama di sana, Mama males transfer-transfer, mumpung uang cash lagi banyak," ucap ibunda Galaksi sambil menatap dan memainkan kuku-kuku jarinya itu. "Suombonggggnyaaa! Madammm!" Galaksi lalu memeluk Ibunya sambil menciumi wajah cantik wanita itu juga.
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

“Bukan bapak tapi istri baru bapak, dia wanita berbahaya percayalah, Non yang harus non Aya lakukan adalah membawa ibu pergi jauh dari sini, itu lebih aman.” “Memangnya siapa dia, kenapa mbok begitu takut padanya?” “Mbok tidak takut, tapi wanita itu gila dan bisa mehalalkan segala cara, dia mungkin bisa merayu bapak membunuh janin dalam perut ibu, bukan tidak mungkin dia bisa...” “Sebaiknya kita cari tahu dulu laki-laki yang diduga selingkuhan ibumu itu, mungkin saja bisa-“
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

ujar Bima dengan nada serius. Dirga yang baru saja duduk di sofa hanya menghela napas, tidak langsung menanggapi. Ia menyandarkan punggungnya, menutup mata sejenak, seolah mencoba menyusun jawaban yang tepat. Bima menajamkan tatapannya. "Dan sekarang, gue mau tahu... siapa ibunya? Kenapa dia nggak kelihatan sama sekali? Jangan bilang lo culik itu anak dari ibunya? Iya?"
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Setelah Kau Pergi

Setelah Kau Pergi

Ia mendekati ayahnya. "Qori, tidak baik begitu!" tegur Anita. "Selain itu, Tante Karin juga istri Papa Bayu. Kamu juga harus memanggilnya Mama." "Mamaku cuma satu, Mama Anita. Meski Papa Bayu punya istri sepuluh, mamaku cuma satu." Abbas tertawa. Ia mengocok rambut putranya. "Sekarang kamu sudah di usia masa-masa labil. Kamu pasti merepotkan Mama Anita."
1063.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

Ibuk mulai dengan kebiasaannya yang selalu memandang hina orang lain. "Nawang … sayang sama Mas Dimas, Buk." Aku berucap lirih, mataku sudah terasa kabur karena penuh sesak dengan cairan kristal. "Sayang! Kamu sangka zaman sekarang bisa makan sayang?! Pikir pake otak Nawang! Bapak sama Ibu membesarkan kamu susah payah, bukan untuk hidup susah sama laki-laki ini." Ibu terus melontarkan kata-kata kasar seraya mengacungkan jari telunjuknya wajah Mas Dimas . Namun mas Dimas tak bergeming, dia tetap berusaha untuk tenang. Dia menelan bulat-bulat setiap hinaan yang keluar dari mulut Ibu.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Ibu, Aku Mau Ayah

Ibu, Aku Mau Ayah

Tatapan matanya, kenapa Ibu tidak merasa asing? "Saya Vernon, Bu. Saya calon suami Adisti. Senang bisa bertemu," kata Vernon. Dia menjabat tangan Ibu dengan erat. "Calon suami?" Ibu menatap Vernon lekat-lekat. "Benar. Ibu, kalau boleh tahu nama Ibu?" Vernon bertanya. "Adistya ... Adistya Devani." Ibu menjawab. Pandangannya belum lepas dari Vernon. Putrinya datang dengan pria keren dan ganteng begini. Pasti dia bukan sembarang pria.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai ada ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status