Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Marry My Maid

Marry My Maid

“mah, mama ahh..” Wanita itu bergerak gelisah diatas tempat tidur sambil memegangi perut buncit nya. Peluh sudah mengalir banyak, dari dahi sampai turun ke leher. Mata nya bahkan sesekali terpejam seolah sedang menahan sakit. “mama..” Suara nya tidak kuat untuk teriak. Ia tampak menahan kesakitan sambil mengatur nafas nya.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Aku makin cinta rasanya. “Mahardika Rama, gimana?” kataku. Mata Maria berbinar. “Aku pernah tau arti Mahardika itu berbudi luhur.” “Bagus banget, sayang. Aku setuju,” kata Maria mengelus lenganku. “Hm kalau untuk perempuan, sebentar ya, kupikir-pikir dulu.”
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
KARMA MERTUA

KARMA MERTUA

ucap Mas Daru. "Wa'alaikum salam," jawabnya dengan susah payah. Wanita itu benar-benar sedang sakit, kami bisa melihatnya. Stroke nampaknya begitu membuatnya menderita. Bahkan untuk sekedar bicara saja sangat sulit dilakukannya. Hampir kami tidak bisa mengerti apa yang baru saja dia ucapkan. Mendadak harapan yang sempat tertanam dalam hatiku untuk menemukan orang tua Mas Daru sirna perlahan setelah melihat kondisi Bu Dirga. Aku menjadi sanksi akan bisa menguak masa lalu suamiku dengan tuntas.
915.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Tak Disentuh

Lima Tahun Tak Disentuh

Cih, mau pamer kalau kalian saling mencintai. “Mama tidak akan pernah merestui pernikahan kalian sampai kapanpun!” Wanita penuh kelembutan itu kini begitu kasar, dia menatap Amara tajam dengan wajah merah padam. “Ma, maafkan Amara, Ma.” Amara meraih tangan Maria, dia bersimpuh di hadapan wanita setengah abad itu.
1067.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Di London, Maia Ardianti yang baru saja bangun karena perbedaan waktu, mengerutkan kening mendengar nada suara Ami. “Pulang, Ma?” ulang Maia bingung. “Ada apa, Ma? Mama kenapa? Ini masih pagi buta di sini.” “Ini… ini tentang Mbak Savita.” “Mbak Vita?” Suara Maia terdengar lebih waspada. “Kenapa dia, Ma? Bukannya dia lagi—”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
JARAK SEJUTA DETIK

JARAK SEJUTA DETIK

Farida seolah tidak mengerti. Amara menarik napas panjang dan mengembuskan perlahan. Berusaha mengendalikan hati dan diri agar tidak bersikap anarkis pada ibunya sendiri. “Ma, dengar baik-baik ya. Mama datang ke acara ini adalah kesalahan besar. Karena apa? Ini acara milik Kak Gladies, mantan Kak Faris! Mama akhir-akhir sangat mengistimewakan wanita itu ketimbang anak dan menantu sendiri! Mama gak malu emang? atau ... paling gak malulah sama diri sendiri, karena sikap Mama seolah mengemis kasih sayang dan sok pamer kebahagiaan sama keluarga orang lain!” ujar Amara bersungut-sungut.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
Comeback Amerta

Comeback Amerta

Sekarang ia berperan sebagai orang lain. *** "Darimana saja kau Amerta?" "Taman,ma" "Oh iya?,tadi aku menyuruh supir menjemputmu di taman.Tapi katanya kau tidak ada disana,"jengah Rita. "I-itu ..." "Kau berbohong Amerta,jangan pikir mama tidak tahu selama ini kemana saja tempat yang kau kunjungi" Baru saja Amerta sampai dirumahnya,ia langsung dicerca pertanyaan oleh sang mama.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

Amar Mea Malawi bertanya pada pemilik kedai apung. "Oh benar! Gadis itu Mary Aram, gadis Muara Mua. Setiap sore ia kemari untuk memeriksa kesehatan para lanjut usia, ia tabib yang handal," jawab pemilik kedai apung, sambil menata makanan di meja Amar Mea Malawi. "Benarkah? Ia seorang tabib?" "Ya, sejak gadis itu pindah ke St Martin, kesehatan anak-anak dan para lanjut usia menjadi lebih baik."
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
Amanda

Amanda

Lalu ia berusaha berkata-kata lagi, “Ma…ma…min…ta…ma…af….” Sang putri menganggukkan kepalanya berkali-kali. Kumaafkan dirimu, Ma, jeritnya dalam hati. Segala kepahitan dalam hatiku akibat perbuatan Mama bersedia kulepaskan seluruhnya. Asalkan Mama sembuh…. “Jo…shu…a…,” ucap Rita kemudian. Pria yang disebut namanya beranjak mendekati pasien yang menderita stroke tersebut. “Saya, Tante,” ucapnya lirih ketika sudah berada di dekat Rita, tepat di samping Amanda.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 669 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
Im Sorry Mama!

Im Sorry Mama!

Pffttt. "BAHHAHAHAHAHAHAHHAHA...APA INI?! HAHAHHAHAHA....MAM*US" tawa Amar pecah dengan umpatan di akhirnya. Wajahnya terlihat berseri bahagia. "Amar, kau ini! Kenapa kau tertawa!"pekik Zara kesal menampol tangan Amar kesal. "Buahahhaha... Maaf...maaf. Ini sangat lucu Zara."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai arti ma'am
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status