ARJUNA
"Aahh, betul juga. Selamat datang di dunia, Rio. Dimana apa yang lo mau selalu bisa lo dapat."
"Enggak juga. Yang gue mau belum bisa gue dapat karena kalian."
Raina terdiam lagi. Keinginan itu adalah Lia. Ah, Raina salah. Obsesi, bukan keinginan. Obsesi itu adalah Lia.
"Apa lagi sekarang?"
"Cuma pengen ketemu kalian. Buatin gue janji buat ketemu Arjuna, oke? Gue bakal simpen nomer lo."
Panggilan itu terputus. Raina mematung sejenak. Pertempuran tidak nyata antara dirinya, Arjuna dan Rio segera di mulai.
Bab Populer