DEAR RANIA
Sebab seumur hidup, Rakha memang tak pernah berada sedekat ini dengan seorang wanita yang bukan mahramnya.
Susah payah Rakha berusaha menjaga pandangannya meski sulit. Sebab kini Rania berada tak jauh di depannya. Pulasan make up tipis terkesan natural menempel di wajah Rania yang berkulit sawo matang. Rambut panjangnya dia biarkan tergerai seperti biasa. Sebagai seorang lelaki, Rakha tak memungkiri satu hal dari diri Rania, bahwasanya, Rania itu memang seorang wanita yang cantik.
Astagfirullah, apa yang sedang kamu pikirkan Rakha? Tukasnya membatin. Rakha kembali menundukkan pandangannya.