Pria Alfiyah
Ya sudah lah, nanti saja, batin Iklil.
Ruangan luas beratmosfer menegangkan membuat semua CSB memilih untuk diam tak berkutik. Bagi mereka, ini adalah penentuan yang amat menentukan masa depan nya. Rapalan doa terdengar di setiap sudut nya, obrolan singkat satu sama lain, perkenalan antar CSB menjadi penenang bagi mereka. Saat semua pengurus inti sudah menyeleksi ratusan CSB satu jam yang lalu, sistem seleksi nya yakni dengan cara gugur. Jika ada santri yang kurang dalam materi, maka gugur, ataupun ada pertimbangan dulu dari pihak pengurus inti lainnya. Berkas-berkas yang di bungkus dalam map biru cerah di tenteng Iklil, bersiap menaiki podium kembali untuk mengumumkan siapa yang menjadi pes
Hot Chapters