DALAM DEKAP DERITA
Ponsel di dalam tasnya bergetar, Tatu dengan malas mengambil dan melihat siapa yang menghubunginya sepagi itu.
“Hallo!” sapa tatu pada si penelepon.
“Hai, Ta. Ini Arga, kamu susah sekali dihubungi. Apa kabar?” kata pria di seberang sana,dari suaranya Arga terdengar bersemangat
Hal itu membuat Tatu menggelengkan kepala pelan, “Oh Hai, Ar, belum menyerah juga ya?”
“Aku nggak akan menyerah, bahkan aku sudah buat rencana untuk kita,” kekeh Arga di seberang sana.
Hot Chapters