Tak Disayang Suami, Sopir Pun Jadi
Saat mereka berjabat tangan, lagi-lagi Amah berujar, “Bagaimana, Mas? Cantik aslinya kan?”
“Begitulah,” jawab Ardi basa-basi.
“Makasih…” balas Shinta sambil tersipu.
“Nah, sekarang kalian ngobrol-ngobrol deh. Aku bikinin cemilan ya?” sergah Amah.
“Eh, saya mau–”
“Sudah, Mas Ardi. Nggak ngerepotin kok.” Amah menahan bahu Ardi agar tak beranjak dari tempatnya, sebelum wanita itu berlalu.