Berangkat Miskin Pulang Kaya
“Ma-maaf, bukan maksud aku begitu, tapi kasihan saja Bude kalau harus di sini. Ini kan rumah sakit, bukan tempat bermain. Jadi maksudku—“
“Apa? Mau berkilah apa ...? Ambar dengar! Saya paham cara tatapan kamu melihat Mamak, cara bicara kamu, dan semua hinaan kamu, saya PAHAM. Jadi jangan memberikan alasan karena itu percuma. Asal kamu tahu Mamak meninggalkan pekerjaan rumah, pake sandal dan kerudung asal-asalan, untuk yang mengantarkan bapak kamu ke sini. Kamu pikir yang repot sana-sini itu siapa? Ibu kamu dari tadi hanya nangis-nangis gak jelas. Mamakku yang rela menolong, cape, masih juga kau hina?”
“Aku tidak menghina Mas, tapi—“
Bab Populer