Anara
Jordan mengedipkan mata sambil mengangkat gekas anggur kedepan, seperti sedang bersulang.
“Sepuluh kali lipat!”
Bola mata Jordan langsung membulat. Anara merasa yakin, Jordan tidak akan melewatkan kesempatan itu. Kini gadis itu telah memulihkan kepercayaan dirinya.
Jordan menuang anggur ke gelas kosong, mendekati Anara yang masih berada di tempat tidur, lalu menyodorkan satu gelas ke gadis itu, sementara gelas satu lagi, untuknya. “Kalau begitu, bagaimana kalau kita bersulang?” Jordan mengangkat gelas, dengan senyum dingin.
Bab Populer