Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Untuk Si Ayam Kampus

Cinta Untuk Si Ayam Kampus

‘Akhirnya, ada yang ambil coklat Beng-Beng gue.’ Gumam Flo. Inilah dunia Flo yang sesungguhnya. Dunianya yang sesungguhnya baru akan dimulai ketika Sang Bagaskara mulai masuk, beristirahat di ufuk barat, serta langit mulai berubah warna dari jingga ke hitam gelap. Flo sudah siap untuk melancarkan aksinya demi memenuhi dunianya. Seperti biasa, ketika jam kuliah sudah selesai, Flo langsung membeli coklat Beng-Beng di kantin, dan mulai menempelkan sebuah kertas berisi tulisan “Just call me”, dengan tak lupa mencantumkan nomor ponselnya di kertas putih tersebut. Lalu, ia akan menaruhnya di saku belakang celana jeansnya. Dan, jika ada laki-laki yang mengambil coklat Beng-Bengnya, sudah dipastika
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Menikahi Bu Manajer

Menikahi Bu Manajer

Nenek menunjuk dengan tangan dan mengantarku ke bagaian makanan. “Hanya ini saja stok terakhir yang kami punya. Setelah habis ini kami tidak akan menjualnya lagi,” ucap nenek. Persis seperti cokelat dalam foto. Kemasannya dominan merah dengan gambar batang cokelat yang bertaut ditambah dengan icon kacang mente sebagai brand produk itu. “Kalau begitu, saya ambil tiga batang.”
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 756 kali sebagai background bunga coklat
Tampilkan Ulasan (106)
Baca
+Pustaka
Buah_Kaktus
Pras, ko bisa²nya berfikiran mengajak Erika tinggal berdua dirumahnya? kn blm menikah, hanya sebatas tunangan.. biar saling kenal yupz, ok dah.. konflik apa lagi kah antara Bu Manager dengan Pengusaha Mie Ayam itu? Lanjut Thor...
Lavender_fla2875
Aku tuh suka sma karakter mas Prastu ..adem-adem gimana gitu..tapi rada sebel juga sama Erika.. kenapa punya mantan geblek kek gitu.. pake ngerusak tempat usahanya mas Pras lagi... jadi pengen nampol rasanya.. semangat menulis lanjutannya Thor ditunggu undangan pernikahannya mas Pras dan mbak Erika
Baca Semua Ulasan
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Saat pintu dibuka, Sagara lalu mengeluarkan bunga dan coklat yang ia sembunyikan di balik punggungnya sambil berkata tada. Anita hanya diam tak menunjukkan ekspresi apa pun. “Coklat dan bunga untukmu, semoga kamu mau bekerja lagi di DA.crop,” ucap Sagara. “Bapak pikir saya anak kecil dikasih beginian? Lagian, untuk apa coklat dan bunga seperti ini? Maaf saja, saya bukan bucin yang mudah tersipu dengan hal seperti ini,” celoteh Anita, membuat jantung Sagara seakan terkoyak-koyak.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Lelaki Pilihan Surga

Lelaki Pilihan Surga

ujar Salma, tercengang. “Iya, cokelat! Kenapa? Kamu kok kaget begitu?” “Aku heran! Pertama, dia kasih bunga mawar merah. Sekarang, dia kasih cokelat. Apa dia tidak tahu, siapa yang dia kasih?” Citra tersenyum, berbalik heran dengan ucapan Salma. “Maksud kamu apa Sal?” “Ya tidak cocok saja, Cit. Kok muslimah kayak kamu diberi bunga mawar, diberi cokelat. Ya, enggak nyambung saja!”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
KALIMAYA (Mencari Cinta Sejati)

KALIMAYA (Mencari Cinta Sejati)

Bunga adalah gadis impiannya. Sebelum ke tempat parkir di basement, Heru mampir di sebuah toko bunga (florist) yang ada di lantai dasar. Heru beberapa kali pernah mampir ke toko itu, karena bersebelahan dengan loundry langganannya, dan si pemilik toko itu seorang ibu yang cantik dan ramah. Kata Heru sih, bu Ratna, pemilik toko itu, mirip ibunya di Malang (modus Heru saja untuk memikat perempuan itu). Hal lain yang diingat Heru adalah, bu Ratna juga menjual aneka kue, dan pasti ada kue coklat. Heru tahu, cewek pasti suka kue coklat.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Kepada Duda Tampan

Jatuh Cinta Kepada Duda Tampan

Sedangkan Andhira menaikkan sebelah alisnya, tidak mengeluarkan suara. Setibanya di carport, Arsenio membuka bagasi mobilnya, dan mengeluarkan satu coklat berbentuk love dengan ukuran cukup besar. Andhira mengerjapkan kedua matanya saat melihat coklat dengan bungkus berwarna pink dikeluarkan dari mobil Arsenio.
9.919.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 737 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Anak-Anak Aslan

Anak-Anak Aslan

Kedua selaput kelopak yang sayu membungkus bola mata beriris cokelat kehitaman. Berbeda dengan Sera, Aditya justru menyukai tumbuhan, terlebih bunga. Halaman belakang rumah Aslan adalah daerah kekuasaannya. Jika tidak terhalang oleh rumah beserta tumbuhan sirih merah yang berkerumun –juga semak-semak tinggi diantara pepohonan jati– warna-warni bunga akan terlihat dengan jelas. Dari mulut jalan setapak hingga halaman belakang akan disambut barisan tanaman sepanjang tiga meter yang berisi bermacam-macam bunga, mulai dari Aster ungu, Zinnia, Freesia dengan berbagai warna, hingga Mawar merah yang tumbuh renggang memagari halaman belakang. Aditya terbilang cukup sering menghabiskan waktu senggang
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Cinta Istri Berbuah Luka

Cinta Istri Berbuah Luka

Tanggapan lelaki itu baik, ia berharap bisa segera keluar dari rasa bimbang ini. Menurut penuturan kedatangan lelaki itu, cake ini akan diberikan pada wanita halal tercintanya. Maka dari itu, jelas harus yang spesial dan menarik. "Kalau saya pribadi, sangat suka dengan cake dengan coklat siram dan juga hiasan manis ini." Telunjuk kanan Aruna mengarah pada cake dengan hiasan bunga mawar. "Ini bisa melambangkan rasa cinta pada wanita yang Mas cintai."
1021.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Semalam Dengan Sepupumu

Semalam Dengan Sepupumu

“Ini--" “Aku nggak tahu kesukaan kamu, tapi coklat bisa menenangkan dan mengembalikan mood. Mana tahu suamimu masih lama, lumayan buat cemilan.” Bima merubah posisi jok yang dia duduki agak merebah lalu menguap. Anya memandang coklat yang diberikan Bima lalu memasukan ke dalam tas saat mendengar suara klakson dari belakang.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

tepat sasaran. Dia membuka kantong kain kecil itu. Di dalamnya, biji-biji coklat keemasan mengeluarkan aroma yang lembut namun dalam—seperti chamomile biasa namun dengan sentuhan madu dan vanilla. Aromanya memang menenangkan, menyentuh sesuatu yang dalam di jiwanya yang lelah.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai background bunga coklat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status