Ambil Saja Suamiku, Biar Kucari yang Baru!
Narumi memandang keluar jendela, memperhatikan jalanan Jakarta yang ramai, pikirannya melayang ke berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi di pertemuan ini.
Beberapa saat kemudian, mereka tiba di restoran Kita, sebuah tempat yang terkenal dengan suasana mewah dan masakannya yang berkualitas tinggi. Bramastyo keluar lebih dulu, kemudian membukakan pintu untuk Narumi. Dengan anggun, ia turun dari mobil, matanya langsung menatap megahnya restoran itu.
“Na, jangan tegang,” ucap Bramastyo sambil tersenyum kecil, seolah bisa membaca kecemasan putrinya.
Bab Populer