Cinta Cita
“Mau ke mall, atau—”
“Kita makan aja, di restonya kak Duta.”
“Oh di situ” Setelah menyadari restoran Duta tidak hanya satu, Arya kembali mengajukan pertanyaan. “Resto mas Dut yang di mana?”
“Yang searah sama rumah sakit papa.” Dua tahun lebih tidak menginjakkan kaki di Jakarta, Cita sedikit lupa dengan nama jalan. “Ambasador.”
“Resto mas Dut, semua namanya Ambasador, Cit,” terang Arya, tetapi sudah mengerti dengan maksud Cita. “Nama restonya diambil dari namanya sendiri, tapi pake bahasa Inggris.”
Bab Populer