Alverez
Pria itu adalah Bima Santoso, orang kepercayaan Dimas Mahendra yang selama ini menjadi otaknya dalam operasi keuangan gelap.
"Kau tahu," ucap Calvin sambil meletakkan gelas anggurnya, "aku sebenarnya tidak punya masalah pribadi denganmu, Bima. Tapi kau terlalu setia pada Dimas Mahendra, dan itu membuatmu jadi ancaman."
Bima mengangkat kepalanya dengan lemah, darah menetes dari pelipisnya. "Aku tidak akan pernah mengkhianati Dimas..."
인기 회차