Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

tegur Bu Amara dengan suara bariton yang lembut namun berwibawa. Merespons teguran tersebut, Sarah buru-buru merapikan kemeja BEM miliknya dengan gerakan yang sangat kikuk. Jantungnya berdebar kencang karena takut jika dosen cerdas ini sempat menangkap sepatah kata tentang obrolan vulgar mereka tadi. "S-sore, Bu Amara. Ini... kami cuma lagi bahas soal program kerja BEM yang tertunda gara-gara keributan di ruang dosen tadi," jawab Sarah berbohong sembari menelan ludah.
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

malu! ***** BERSAMBUNG
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
LOVE BROTHER

LOVE BROTHER

Bersambung" 🤣🤣🤣😂🤪🤪🤪
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
Ah! Mantap Mas Ramli

Ah! Mantap Mas Ramli

hardik Vina. BERSAMBUNG
9.84.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83.7K kali sebagai bermusuhan
Tampilkan Ulasan (105)
Baca
+Pustaka
Miss Luxy
Hai, hai pecinta Mas Ramli di mana pun kalian berada! Jangan lupa mampir ke karya baruku yang berjudul: Terlena! Tusukan Mas Juki. Cuss ramaikan, dijamin ceritanya nggak kalah seru dengan Mas Ramli. Konflik ringan dan bikin ngakak ngikik... Jangan lupa, ya! Aku tunggu... .........
Indah Suwarni
ini cerita dulu saya skip terus karna aku mikirnya selingkuhan gitu Lo birahi aja cerita nya, ehh setelah masuk baca ternyata lucu juga bagus bagus bikin hati senang Lo baca terus alurnya susah di tebak, semangat buat author nya , sehat selalu terimakasih sudah bikin karya yang menghibur ......
Baca Semua Ulasan
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

****** Bersambung .
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Tiga hari lagi aku akan pergi, jadi apakah dia percaya atau tidak, itu bukan masalah bagiku. Saat itu, Bobby mengeluarkan sebuah kotak indah dan membukanya di tanganku. Di dalamnya ada sebuah bros yang bertahtakan batu rubi. "Sayang, jangan marah lagi, ya? Aku mengaku salah." "Bros ini pesanan khusus edisi terbatas, hanya ada dua di dunia. Kamu pasti terlihat cantik memakainya. Besok adalah hari ulang tahun pernikahan kita, ayo kita bawa Samuel pergi ke Taman Sakura di pinggir kota, bagaimana?"
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Karena kupu-kupu tidak akan memberikanmu apapun selain sakit kepala dan hati yang pedih. Serbuk kacang menyangkut di tenggorokannya. Dan dengan cekatan Anael membukakan botol air untuknya. Ia mengucap terimakasih dengan lirih. “Apa masih ada pertanyaan lagi?” kata Anael setelah menutup botol air dari tangan Fayla. “Bahram sepertinya tidak begitu setuju dengan rencana ini.” Anael mendengus sekali lagi. “Peduli amat dengan apapun yang ia pikirkan. Ia sudah mendapatkan semua hal yang ia inginkan dalam hidupnya. Kali ini biarkan aku bersenang-senang.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Semenjak punya motor baru, Bu Bondan selalu mencibir bila aku lewat di depan rumahnya, mana pula tak ada jalan lain, hanya itu satu-satunya jalan. Akan tetapi nasihat suami supaya jangan dipedulikan masih bisa kujalani. Apapun katanya, pura-pura saja enggak dengar.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
Bersama Tanpa Terpaksa

Bersama Tanpa Terpaksa

bisik Baruna yang sebenarnya bisa didengar oleh mereka mereka yang menyaksikan. "Bodoh! Kamu pikir apa gunanya aku belajar ilmu agama?" Vanela masih berusaha melepaskan diri dari Baruna. Sayangnya tenaga Baruna lebih besar darinya, terlihat dari otot-otot Baruna yang keras. Efek samping dari hobi laki-laki itu, panjat tebing. Dan perbedaan tinggi mereka yang lebih dari dua puluh sentimeter membuat Vanela kesulitan. Baru kali ini Vanela mengumpati tingginya yang hanya 162 sentimeter, terlalu pendek untuk Baruna yang tingginya 187 sentimeter.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai bermusuhan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status