Masih Ada Waktu
Guratan Rindukabur matanya karena hendak pingsankabur mata karena hendak pingsansedih pap mata menangispap mata menangis
Paling perkenalan doang
Udh ya, good night
*
*
"Salah kirim ni orang," gumam Sasya sambil meletakkan benda canggih itu di atas nakas.
Sasya berharap, saat ini tidak ada hal apa pun yang menganggu tidurnya. Ia membaca doa sebelum tidur. Lalu, kembali menutup mata yang sempat tertunda tadi. Ia terus menerus bersyukur di dalam hati karena ia tak mendengar bunyi notifikasi apa pun dari ponselnya. Sampai akhirnya, ia mulai terlelap dan memasuki alam mimpi.
Hot Chapters