Jatah Malam Untuk Mertua
Tapi entah kenapa, ia justru bertanya lagi.
"Normal itu… sejauh apa?"
Sindi tertawa pelan, menoleh ke arah Leo. "Mas Leo penasaran?”
Leo tersentak, sadar telah melangkah terlalu jauh. "Nggak," jawabnya cepat. "Cuma nanya."
Sindi tersenyum, lalu menatap ke depan. "Ya gitu aja, Mas. Jalan, nonton, makan. Pegangan tangan. Cium pipi. Hal-hal biasa."