Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Gadis Biasa

Rahasia Gadis Biasa

"Ya ampun, kamu biasa saja??" Bella sedikit bimbang saat akan menjawab, "Siapa itu?" Rain menepuk keningnya dengan bola mata berputar keatas, lantas tertawa tidak percaya, "Ya ampun, Bell. Selama ini kamu tinggal dimana? Dia adalah pemain sepak bola yang legendaris! Anak-anaknya-pun sangat keren!"
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 684 kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
Bukan Sopir Biasa

Bukan Sopir Biasa

Selanjutnya, dia makan sayur dan lauk pauk plus buah. Hesti hanya geleng-geleng kepala melihat ulah anaknya itu. Tiga puluh menit kemudian, dokter keluarga pun tiba dan langsung memeriksa Bagas. “Mas Bagas sehat kok. Semuanya normal. Perutnya juga nggak kembung, yang artinya asam lambungnya normal. Mulai kapan mual-mual dan pusing?”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

jawab Regina. “Wajar sih, Bu. Kan baru hari pertama. Kebiasaan Gina selama bertahun-tahun tidak akan berubah hanya dalam sehari. Jadi aku maklum kok, gak apa-apa,” bela Ardi. “Mas, panggilnya mama aja dong. Jangan Ibu. Lama-lama jadi kayak mbak-mbak sama mamang yang di rumah,” pinta Regina. “Eh, iya iya, Sayang.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

Berusaha menetralkan isi dada dan bersikap biasa saja di depannya. "Aku kok jadi kangen sama suasana sekolah, ya, Qi," ucap Bia tiba-tiba sambil menatap lurus ke depan sana. Ke arah hamparan sawah yang membentang hijau. "Jadi pengin main ke sana." Bersambung.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
PURA-PURA BAHAGIA

PURA-PURA BAHAGIA

Kening wanita separuh baya itu berkerut, saat matanya menangkap nama seseorang di layar ponselnya. "Hallo, ada apa, ya?" tanyanya langsung tanpa basa-basi. Begitu panggilan ia angkat. "Oh, begitu, ya, caramu menerima panggilan?" tanya di seberang dengan sinis. "Pantas saja, anaknya minus attitude, ibunya juga tidak mengerti sopan santun." "Tidak perlu basa-basi, langsung saja, ada apa?" tanya Bu Ratna ketus.
9.844.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
Istri Keempat

Istri Keempat

Asia sedih nulis bab ini hiks :" Thanks for reading <3
9.7493.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai biasa biasa
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
FaraSha Asa
Awalnya gk tertarik, tapi setelah coba baca jadi trpikat,dan menunggu up selanjutnya, jarang2 saya mau baca sampai habis apalagi mau menunggu bab berikutnya, semua isi tulisan novel ini sangat keren... susunan kalimatnya sangat baik. saya seperti menemukan Author Favorite lagi setelah Author Renko.
mackadamia_
saya adlh tipe pembaca yg selektif ketika memilih bacaan utk mengisi waktu luang. ketika saya menjatuhkan pilihan pada cerita ini seketika saya jatuh cinta. cerita yg dikemas begitu apik dengan gaya bahasa dan diksi yg mudah dipahami, konflik yg tidak bertele-tele, dan ending yg manis. terimakasih^^
Baca Semua Ulasan
Maaf Pak, Saya Hanya Pembantu Biasa.

Maaf Pak, Saya Hanya Pembantu Biasa.

"Kalau nanti yang datang cuma Papa, Salsa sedih nggak?" Mahesa menunggu jawaban. Rafael tersenyum pahit. "Dia bilang,'Sedih sih, Pa... tapi Salsa udah biasa kok.'" Kalimat itu membuat Mahesa membisu. Ia menoleh kepada Salsabila yang masih sibuk memainkan boneka, sesekali bersenandung kecil tanpa mengetahui kedua pria itu sedang membicarakannya. Mahesa menarik napas panjang. "Anak sekecil itu udah ngomong 'udah biasa'."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
Bukan Pewaris Biasa

Bukan Pewaris Biasa

Tiba-tiba Aden masuk ke ruangan Gan sambil mematikan televisi menggunakan remote yang ia temukan di meja. “Hei! Itu sedang klimaks!” Gan tampak kesal. “Jangan buang waktumu dengan hal bodoh! Jadi, bagaimana kabar teman-teman Jager kita?” Aden mengambil botol bir yang berada di meja. Ia menenggaknya perlahan sambil menunggu jawaban temannya.
1055.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Takjub dan tak percaya lebih tepatnya. Benar kata orang, dunia ini emang sempit. Terkadang, semua saling berhubungan satu sama lain. "Kalau kayak gini, aku bisa puas makan ini tiap hari, tanpa takut stokkripiknya abis," ujarku dengan senang gembira. Tak peduli, jika Angga menganggap kalau aku ini aneh atau apa. Yang penting aku suka. "Jangan kebanyakan, nanti kamu sakit perut, saya yang repot," celetuk Anggaa tiba tiba.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai biasa biasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status