Complicated Marriage
"Sssshhhhhhhhhhhhh."
Bibirku mencebik kesal. Setelah mencari suara desisan itu ke sana sini, ternyata sumber suaranya berasal dari orang yang tidur di sampingku. Aku lalu mendekat ke arah Pak Bima, mengamati gerakan bibirnya yang sedikit terbuka. Giginya rapat, matanya terpejam, eh seperti orang yang sedang memaksakan netranya untuk menutup. Badan Pak Bima sedikit bergetar, seperti orang yang sedang menggigil karena kedinginan. Aku memutuskan untuk menyentuh keningnya menggunakan punggung tanganku. 'Aneh !' batinku, keningnya sama sekali tidak panas, keringat dingin juga tidak terlihat mengucur dari dahinya. Aku memegang telapak kaki Pak Bima, lalu berpindah menuju telapak tangannya. Hangat.
Bab Populer