Genius Liar
Dia menoleh padaku disertai senyuman lebar, membuatku gemas ingin mencubit pipi gembilnya.
“Kamu lagi apa?”
“Bikin gambar, Mom,” sahutnya, dia menunjukan gambar yang baru saja dibuatnya. Sebuah gambar rumah sederhana khas buatan tangan anak-anak seusianya.
“Woow, apa ini rumah kita?”
“Iya, Mom. Kok, Mommy tahu?” tanyanya dengan bola mata bulatnya mengarah padaku. Dia terlihat semakin menggemaskan.