Petaka Malam Tahun Baru
[Iya, Bang, masih sekolah, kelas XII SMA.
Tak perlu menunggu lama lagi, chat kami terus berlanjut hingga berjanji untuk vedeo call nanti malam, dia juga sudah mengirimkan foto sok gantengnya dengan wajah ala bule. Aku mengeryitkan dahi, mencari akal, siapa yang akan kusuruh untuk menyamar menjadi anak SMA yang centil ini. Kupejamkan mata sambil menyusun siasat untuk mengerjai mantan sialan itu, sang pemerkosa dan perenggut kehormatan, penyebab diriku dikucilkan semua orang.
****