CUCU YANG DIBEDAKAN
Hingga saat dua kantong itu penuh, aku turun dan menyerahkan jambu itu pada nenek.
Aku mengikat satu kantong yang tadi sempat kupetik untukku dan Farah, hanya kutambahi beberapa agar kami puas ngerujak.
“Kayaknya yang di plastik kamu lebih merah deh, Sekar.” Kalila protes saat melihat kresek di tanganku. Padahal itu untukku, miliknya dan Karina sudah kuserahkan.
“Yaudah. Kasih aja buat mereka, Sekar. Nanti kamu petik lagi, kan dekat. Kalau mereka kasian agak jauh rumahnya.”