Jenderal Naga
Chandra tersenyum santai, lalu berkata, “Memangnya aku itu siapa? Ya Chandra, lah. Aku itu menantu Keluarga Kurniawan, suaminya Nova.”
“Bukan, kamu pasti adalah Naga Hitam!” ucap Sandra.
Chandra kembali menegaskan, “Naga Hitam sudah mati. Bagaimana mungkin aku itu Naga Hitam? Oh ya, apa kamu masih ada urusan? Kalau nggak ada, aku pamit dulu.” Chandra berdiri hendak meninggalkan ruangan.
“Berhenti!” jerit Sandra.
Tatapan Chandra tertuju pada diri Sandra. Dia tersenyum nakal, lalu bertanya, “Apa kamu masih mau nanya kenapa prestasiku nihil? Atau kamu mau pecat aku?”
Hot Chapters